Rabu, 20 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kondisi Terkini 18 Korban Ledakan RS Semen Padang

Semua korban luka akibat ledakan di Semen Padang Hospital (SPH) atau RS Semen Padang telah pulang.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Padang
Semua korban luka akibat ledakan di Semen Padang Hospital (SPH) atau RS Semen Padang telah pulang. 

Semua korban ledakan di RS Semen Pada kondisinya saat ini sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.

TRIBUNJAMBI.COM - Semua korban luka akibat ledakan di Semen Padang Hospital (SPH) atau RS Semen Padang telah pulang.

Seperti dietahui bahwa sebanyak 18 korban luka-luka akibat insiden yang terjadi pada Selasa (30/1/2024) sore.

Coorporate Comunication SPH, Dewi Nengsih mengatakan bahwa kondisi terkini tujuh orang mengalami luka robek di rujuk ke rumah sakit lain.

Saat ini kata dia, semua korban kondisinya saat ini sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.

"Lalu ada delapan pasien yang luka lecet, kita berikan tindakan di sini, sudah dibolehkan pulang," kata
Dewi Nengsih, Rabu (21/1/2024)

Selain itu, ada tiga orang pasien ginjal yang menjalani cuci darah.

Namun dia memastikan bahwa kondisi koban sudah dalam keadaan aman.

"Kemungkinan karena shock, kemarin melakukan observasi alhamdulillah kondisinya aman," ujarnya.

Baca juga: RSUP Aktifkan Tim Kesiapsiagaan Pasca Ledakan di RS Semen Padang, Tim Gegana Sisir Lokasi

Baca juga: Gibran Ngaku Tak Tahu Jokowi Makan Bareng Prabowo: Kapan Itu? Saya Nggak Tahu

Baca juga: Pj Bupati Nduga Hendak Negosiasi Bebaskan Pilot Susi Air, Pesawat Malah Ditembaki KKB Papua

Sedangkan dari 108 pasien rawat inap di RS Semen Padang dipindahkan ke 11 rumah sakit lain.

"Kondisinya insyaAllah aman, hari ini kita ada tim yang akan disebar ke 11 rumah sakit itu," katanya.

Selain itu, di depan RS Semen Padang juga dibuka posko informasi yang dipadati masyarakat.

"Pelayanan informasi ini bagi pasien-pasien kita yang biasanya di rawat di SPH, bagaimana lanjutan perawatannya," katan Dewi.

Tim Kesiapsiagaan Diaktifkan

Tim kesiapsiagaan diaktifkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang pasca ledakan yang terjadi di Semen Padang Hospital (SPH) atau RS Semen Padang.

Ledakan tersebut yang terjadi pada Selasa (30/1/2024) mengakibatkan terganggunya aktivitas pelayanan pasien di rumah sakit tersebut.

Sejumlah pasien rawat inap dan korban ledakan dibawa ke RSUP.

Direktur Utama RSUP M Djamil, Dr dr Dovy Djanas menyampaikan prihatin terhadap peristiwa yang terjadi di RS Semen Padang tersebut.

Mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, RSUP M Djamil sebagai rujukan tingkat akhir mengaktifkan tim kesiapsiagaan bencana.

Baca juga: KKB Papua Kembali Berulah, Tembaki Pesawat yang Ditumpangi Pj Bupati Nduga

"Tentunya kita turut prihatin dengan kondisi ini, kami langsung mengaktifkan tim kesiapsiagaan dan langsung menerjunkan tim turun ke lapangan dan lokasi kejadian (SPH) untuk melakukan triase pengelompokan pasien dan korban," ujar Direktur Utama.

Dia mengatakan, pihaknya juga melakukan koordinasi pengelompokan pasien berdasarkan tingkat keparahan yang dialami dan juga mendistribusikan ke rumah sakit sekitar.

"Tim juga membantu melakukan triase di lapangan, dimana untuk korban dan pasien yang ringan akan didistribusikan ke rumah sakit sekitar dan pasien/korban yang dalam keadaan berat dikirim dan diterima di sini (RSUP M. Djamil)," terangnya.

Dijelaskannya, keikutsertaan RSUP M. Djamil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan tugas bersama untuk mengkoordinir kesiapsiagaan bencana sehingga bisa bekerja dengan baik di lapangan.

Hal itu sejalan dengan peran rumah sakit rujukan untuk berpartisipasi aktif sesuai dengan amanat Undang-undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan.

Diungkapan dokter subspesialis fetomaternal itu, terkait meningkatnya intensitas pelayanan di IGD RSUP M. Djamil hingga saat ini dalam kondisi yang masih terkendali.

"Kondisi saat ini terkendali dan tentu kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengondisikan pasien dengan perawatan yang spesifik untuk mendapatkan pelayanan di RSUP M. Djamil,” ungkap mantan ketua POGI Sumbar.

Baca juga: KPU Kota Jambi Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara di Stadion Persijam, Undang 190 DPT

Ia menambahkan hingga saat ini ketersediaan tenaga medis dan ruang rawatan masih mencukupi untuk mengantisipasi peningkatan rujukan pasien Semen Padang Hospital.

Dugaan Penyebab ledakan

Dugaan sementara, ledakan di RS Semen Padang karena 6 unit outdoor central AC yang meledak.

Ini seperti dibeberkan Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap.

"Kami jelaskan dulu, supaya tidak blunder informasi salah, ini bukan bom, jadi tidak ada ledakan bom, yang terjadi adalah di lantai 7 sedang dilakukan perbaikan AC, jadi sedang melakukan las," kata Ferry Harahap.

"Kemudian pekerja istirahat sehingga meninggalkannya, mungkin lupa gas las itu ditutup atau tidak, sehingga meledak enam unit outdoor central AC," katanya.

AC central terpusat itu, lanjut dia, berada di lantai atas, sehingga ledakan cukup keras mengakibatkan kaca di lantai 6 pecah.

Ia mengatakan, Karena ini AC Rumah Sakit central, maka menjalar dan meledak juga di lantai 1, yang mana ada ruang pelayanan tepat di depan lift.

"Jadi tidak ada ledakan bom, yang ada akibat intalasi AC, itu dulu," imbuh dia.

Sementara Direktur Utama RS Semen Padang dr Selfi Farisha mengatakan, lokasi terparah terdampak ledakan ialah di lantai 1. Kondisinya, kaca pecah hingga plafon rubuh.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Andika Kangen Band Menikah dengan Seorang Dokter Asal Lampung, Sempat Jalani Taaruf

Baca juga: SAH! Andika Kangen Band Nikah untuk yang keempat Kalinya, Senyum Bahagia Disorot

Baca juga: Penutupan Operasional Batu Bara di Jambi Berimbas pada Pasokan Listrik di Sumatera

Baca juga: Menakar Peluang Batu Bara

Artikel ini diolah dari TribunPadang.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved