Piala Asia 2023

Ulasan Penyisihan Grup Piala Asia 2023 : Tim Favorit Tersandung, Timnas Indonesia Membuat Sejarah

Ada beberapa kejutan besar di Piala Asia 2023, beberapa tim berhasil lolos ke sistem gugur untuk pertama kalinya.

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Instagram/ @afcasiancup
Timnas Indonesia akan menghadapi Irak di Piala Asia 2023 pada Senin (15/1/2024) malam. 

Sepak bola hampir tidak dapat dianggap sebagai prioritas bagi mereka, namun mereka tampaknya akan menghadapi turnamen yang sulit ketika Iran berhasil mencetak empat gol ke gawang mereka pada Matchday 1.

Para pemain menunjukkan ketangguhan dan tekad yang luar biasa untuk bangkit setelahnya, mendapatkan poin yang layak mereka dapatkan saat melawan UEA sebelum mengalahkan Hong Kong di hari terakhir untuk mengamankan tempat di sistem gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut.

Setelah penampilan pembuka yang fantastis itu, Iran sepertinya mengambil sedikit langkah mundur karena mereka baru saja mengalahkan Hong Kong dan UEA, namun rekor sempurna tiga kemenangan dalam tiga pertandingan tidak bisa diremehkan. 

Mereka harus benar-benar mendukung diri mereka sendiri untuk melaju ke babak sistem gugur.

Uni Emirat Arab juga sedikit mengecewakan.

Baca juga: Profil dan Biodata Joel Kojo, Antar Timnas Indonesia ke Babak 16 Besar Piala Asia

Kemenangan 3-1 di laga pembuka melawan Hong Kong membuat mereka mengawali pertandingan dengan baik, namun performa mereka jauh dari kata meyakinkan.

Hasil selanjutnya mencerminkan hal itu, karena mereka berhasil menahan imbang Palestina sebelum kalah dari Iran. Mereka tidak akan memasuki babak sistem gugur dalam kondisi terbaiknya.

Hong Kong tampil jauh lebih baik daripada yang diharapkan oleh peringkat FIFA #150, karena mereka mengalahkan ketiga lawannya dengan tekanan yang menyusahkan. Mereka meninggalkan Qatar tanpa mendapatkan satu poin pun, namun hal tersebut tidak menjelaskan seberapa baik kinerja mereka.

Grup D: Irak mencuri perhatian Jepang

Jepang hampir dengan suara bulat dianggap sebagai favorit pra-turnamen untuk memasuki turnamen tersebut, tetapi mereka mengalami masa-masa yang jauh lebih sulit daripada yang diperkirakan di grup. 

Mereka selamat dari ketakutan besar melawan Vietnam di pertandingan pembuka dengan kemenangan 4-2, tapi kemudian menderita kekalahan pertama dalam lebih dari sepuluh pertandingan melawan Irak.

Samurai Biru berhasil menyegel posisi kedua dengan mengalahkan Indonesia, namun mereka gagal mencatatkan satu pun clean sheet dalam tiga pertandingannya.

Irak, saat itu, adalah bintang di Grup D.

Pemain muda mereka, termasuk mantan pemain muda Manchester United Zidane Iqbal dan bintang muda lokal Ali Jassim, tampak sangat besinar di semua pertandingan mereka, namun yang terjadi adalah striker berusia 27 tahun. 

Ayman Hussein yang memberikan damage terbanyak dalam hal gol. Masih terlalu dini untuk membicarakan terulangnya kejayaan mereka pada tahun 2007, namun mereka tentu mempunyai potensi untuk menghancurkan pertahanan mana pun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved