Piala Asia 2023

Ulasan Penyisihan Grup Piala Asia 2023 : Tim Favorit Tersandung, Timnas Indonesia Membuat Sejarah

Ada beberapa kejutan besar di Piala Asia 2023, beberapa tim berhasil lolos ke sistem gugur untuk pertama kalinya.

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Instagram/ @afcasiancup
Timnas Indonesia akan menghadapi Irak di Piala Asia 2023 pada Senin (15/1/2024) malam. 

Lebanon tidak pernah menjadi favorit untuk maju, namun mereka seharusnya sedikit kecewa melihat Tajikistan unggul lebih dulu dari mereka.

Mereka dikalahkan oleh tuan rumah pada hari pembukaan, dan meskipun mereka menampilkan dua penampilan penuh semangat setelahnya, mereka tidak mampu menyelesaikan tugasnya.

Grup B: Suriah menyelinap ke babak sistem gugur

Kisah besar di Grup B adalah kesuksesan Suriah, saat mereka lolos ke babak sistem gugur Piala Asia untuk pertama kalinya.

Mereka memulai dengan penampilan bertahan yang tegas untuk meraih satu poin melawan Uzbekistan, sebelum hanya tertinggal satu gol melawan Australia.

Baca juga: Timnas Indonesia Kalahkan Australia 2 Kali, Piala Asia Momentum Garuda Kejutkan Kangguru

Itu menyiapkan mereka untuk pertandingan penentuan melawan India, yang mereka menangkan berkat gol pemain pengganti Omar Khribin pada menit ke-76.

 Australia jelas menjadi favorit di grup ini, dan mereka berhasil melewatinya dengan cukup nyaman. 

Namun, mereka kurang meyakinkan karena Graham Arnold berusaha menerapkan gaya dominan penguasaan bola melawan lawan yang lebih defensif namun membuat beberapa keputusan seleksi yang tidak tepat, yang menyebabkan tim sering terlihat terjebak di sepertiga akhir lapangan. 

Pertahanan mereka sangat solid, sehingga Mathew Ryan termasuk kiper yang paling tidak sibuk di turnamen ini.

Uzbekistan juga tidak sebaik yang diharapkan, karena absennya striker veteran Eldor Shomurodov tampaknya mengganggu permainan menyerang mereka.

Namun mereka berhasil mengalahkan India sebanyak tiga kali dan lebih dari sekadar mampu bertahan melawan Australia, sehingga mereka masih bisa menjadi kuda hitam di babak sistem gugur.

Seperti yang diharapkan, India tersingkir tanpa menimbulkan banyak kegemparan.

Ada beberapa elemen yang menggembirakan dalam semua penampilan mereka, mereka bertahan dengan baik melawan Australia hingga tetap bertahan tanpa gol di babak pertama, menunjukkan beberapa ancaman serangan melawan Uzbekistan dan memberi Suriah keuntungan nyata. Namun mereka gagal untuk merangkai semuanya bersama-sama dan dibiarkan sia-sia dan tanpa tujuan.

Grup C: Palestina membuat sejarah

Palestina hampir secara universal didukung oleh para penggemar di Piala Asia, oleh pendukung lokal Qatar serta kontingen perjalanan dari negara-negara terdekat karena semuanya menunjukkan solidaritas mereka di tengah perang di Gaza. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved