Banjir di Jambi
Tradisi 'Bapintoah' Saat Banjir di Pulau Tengah Kerinci
Beberapa wilayah di Kabupaten Kerinci sejak awal tahun ini terjadi musibah banjir. Warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa harus mengungsi.
Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa wilayah di Kabupaten Kerinci sejak awal tahun ini terjadi musibah banjir.
Warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa harus mengungsi.
Namun ada yang menarik saat warga sedang mengungsi tersebut.
Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau, kabupaten Kerinci.
Saat berada dipengungsian warga warga selalu berkerja secara gotong royong.
Disaat inilah tradisi 'bapintoah' masyarakat setempat dilakukan, seperti di bagian dapur umum.
Bapintoah adalah menyiapkan makanan untuk disantap bersama-sama.
Nah di desa Pulau Tengah ini dimana yang memasak nasi dilakukan oleh kaum pria.
Selanjutnya kerak nasi tersebut lalu dibagikan untuk disantap bersama-sama.
Bahkan saat rombongan Kaplres Kerinci berkunjung untuk melihat kondisi banjir, disuguhkan menu kerak tersebut.
"Mereka kaget disuguhkan kerak. Padahal memakan kerak adalah tradisi laki-laki di Pulau Tengah," ujar Muhksin warga setempat.
Muhksin menyebutkan, sejak didirikan dapur umum di Pulau Tengah, setiap harinnya yang memasak nasi atau Trandisi ‘’Bapintoah “ dilakukan oleh Laki-Laki.
"Nasi yang sudah Masak itu, Keraknya dibagikan untuk dimakan bersama-sama, baik mereka yang tidak terlibat Bapintoah yang datang, akan disuguhkan untuk mencicipi atau makan menu kerak bersama-sama. Ini tradisi,’’ jelasnya.
Tradisi Bapintoah atau memakannya kerak sebutnya, biasanya kerak tersebut dimakan bersama gulai nangka atau parutan kelapa serta gula merah, tergantung dengan kondisi ketika itu.
‘’Jadi makan kerak itu adalah tradisi masyarakat Pulau Tengah, karena Bapintoah itu melambangkan kebersamaan, penghormatan untuk laki-laki yang ikut terlibat pada pelaksanaan Bapintoah," sebutnya.
| Waspada Daerah Hilir Sungai Batanghari, Tinggi Air sudah 13,4 Meter di Muaro Jambi |
|
|---|
| Banjir di Sarolangun dan Merangin Jambi, Dompeng Tambang Emas Ilegal Terseret Banjir Bandang |
|
|---|
| 409 Rumah di Tiang Pumpun Merangin Dihantam Banjir , Jembatan Putus |
|
|---|
| Ketinggian Banjir Sarolangun 3-4 Meter, Kapolsek Batang Asai: Air Datang Berantai |
|
|---|
| Sungai Merlung Meluap hingga Jalan Lintas Timur, Sawah di Jujuhan Tergenang Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kapolres-Kerinci-dan-rombongan-disuguhkan-kerak-saat-meninjau-banjir-di-desa-Pulau-Tengah-kerinci.jpg)