Pilpres 2024

TKN Bela Gibran Soal Pertanyaan Receh: Kalau Tak Bisa Jawab Bilang Enggak Paham, Jangan Cari Alasan

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid membela Gibran Rakabuming Raka saat tampil dalam Debat Cawapres 2024.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Kompas TV/ist/ kolase Tribun Jambi
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid membela Gibran Rakabuming Raka saat tampil dalam Debat Cawapres 2024. 

"Kalau untuk mengatasi inflasi itu tentu yang paling gampang kebijakan-kebijakan. Diatur saja jatahnya di sini kan harus ada data, kecenderungannya di sini. Kebijakannya harus begini. Itulah yang kita pahami tentang ekonomi hijau, ya inflasi hijau dan sebagainya dan sebagainya," ucapnya.

Ia menambahkan, banyak hal yang harus dilakukan karena menurutnya, ukuran kemajuan ekonomi Indonesia selalu diukur dari lima hal.

"Misalnya pertumbuhan, kemiskinan, ketimpangan dan dua lainnya tetapi ada satu yang harus ditambahkan yaitu emisi," ujar Mahfud.

Merespons jawaban Mahfud MD, Gibran Rakabuming Raka justru menyatakan Menko Polhukam tersebut tidak menjawab pertanyaan yang dia lemparkan.

"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud. Saya nyari-nyari di mana ini jawabannya kok nggak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau kok malah menjelaskan ekonomi hijau," ujar Gibran.

Dia mengatakan pertanyaanya tak dijawab dan menyebut Mahfud malah membahas ekonomi sirkular.

"Prof Mahfud yang namanya inflasi hijau itu, kita kasih contohnya simpel aja demo rompi kuning di Prancis bahaya sekali memakan korban. Ini harus kita antisipasi jangan sampai terjadi di Indonesia. Kita belajar dari negara maju. Negara maju aja masih ada tantangan-tantangan. Intinya transisi menuju energi hijau itu harus berhati-hati jangan sampai malah membebankan," ujarnya.

"Jangan sampai membebankan proses transisi yang mahal ini kepada masyarakat kepada rakyat kecil itu. Maksud saya, inflasi hijau, Prof Mahfud," ujarnya.

Ketika dia diminta menanggapi pernyataan Gibran tersebut, Mahfud justru enggan menanggapinya. Pasalnya, menurutnya, pernyataan Wali Kota Solo tersebut ngawur dan tak penting.

"Saya juga ingin mencari tahu jawabannya ngawur juga ngarang-ngarang enggak karuan. Mengaitkan dengan sesuatu yang tidak ada gitu," ucap Mahfud.

"Kalau akademis itu gampangnya kalau bertanya yang kayak gitu-gitu itu recehan. Sebab itu tidak layak dijawab pertanyaan kayak gini. Tidak ada jawabannya, tidak ada gunanya menjawab," ujarnya.

Suasana Debat Jadi Rusak

Suasana Debat Cawapres 2024 disebut menjadi rusak lantaran ada kandidat yang berupaya meremehkan paslon lainnya.

Baca juga: Respon TKN Prabowo-Gibran Saat Mahfud MD Sebut Food Estate Gagal: Kita Mulai dengan Niat Baiknya

Adapun debat antara Cawapres di Pilpres 2024 berlangsung pada Minggu (21/1/2024).

Debat tersebut mengusung tema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved