Sopir Truk Batubara Demo

Sopir Truk Batu Bara Blokir Simpang BI Kota Jambi, Ambulan Terhambat Saat Bawa Pasien

Sopir nekat melakukan pemblokiran akses jalan menuju Kantor Gubernur Jambi yang berada di Jl. Jend. Ahmad Yani No.1, Telanaipura, Kecamatan Telanaipur

Penulis: Rifani Halim | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Rifani Halim
Mobil ambulan terjebak di antara truk batu bara yang blokir jalan di telanaipura, Kota Jambi, Senin (22/1/2024). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Demo supir angkutan batu bara berujung ricuh, para sopir nekat melakukan pemblokiran akses jalan menuju Kantor Gubernur Jambi yang berada di Jl. Jend. Ahmad Yani No.1, Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Senin (22/1/2024).

Dari pantauan Tribun di lokasi, sejumlah truk batubara melakukan aksi pemblokiran jalan tepatnya di simpang Bank Indonesia.

Akibat pemblokiran jalan tersebut, arus lalu lintas pengendara roda empat dan roda dua terganggu hingga masyarakat kesulitan mencari jalan di sela-sela truk yang parkir di tengah jalan.

Selain pengendara, sempat pula ambulance yang sedang membawa pasien lewat jalan tersebut juga terhambat. Beruntung, masih ada cela untuk mobil ambulance yang sedang membawa pasien tersebut menuju arah Sungai Kambang.

Baca juga: Demo Supir Batu Bara Ricuh, Massa Blokir Jalan, Ditlantas Polda Jambi Sebut Jalan Dialihkan

Baca juga: Viral Wanita Ini Mendadak Jijik saat Bertemu Calon Suami, Sebelumnya 3 Tahun Pacaran Online

Saat ini kondisi arus lalu lintas roda empat dialihkan oleh pihak kepolisian keberbagai jalan alternatif.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kombes Pol Dhafi mengatakan, kepolisian sedang melakukan mediasi dengan massa untuk pembukaan jalan yang telah mereka blokir.

"Soal penutupan, masih dimediasi sama Kapolresta dan Kapolresta juga turun kelapangan," kata Dhafi, Senin (22/1/24).

Untuk kenyamanan akses jalan oleh masyarakat, saat ini pihaknya sedang melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Jadi sementara kita alihkan dulu untuk tempat-tempat yang diblokir," sebutnya.

Namun ditanyakan terkait dengan tuntutan yang diminta oleh massa aksi terkait dengan pembukaan kembali akses jalan angkutan batu bara. Dirlantas menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan langsung keputusan tersebut kepada Gubernur Jambi, Al Haris.

"Itu langsung kepada pak gubernur, karena pak gubernur yang punya kebijakan. Kalau sekarang kita mengkondisikan saja. Bagaimana solusinya kita masih diskusikan dengan Dinas Perhubungan. Dan yang jelas itu kebijakan dari bapak gubernur," tegasnya.

Baca juga: Demo Sopir Batu Bara Ricuh, Massa Lempari Kantor Gubernur Jambi, Aparat Lepaskan Gas Air Mata

Baca juga: 30 Kode Redeem Mobile Legends ML Hari Ini Senin 22 Januari 2024, Ambil Skin Gratisnya

Dirlantas menyebutkan masalah layak atau tidak jalan tersebut tergantung dengan volume kendaraan angkutan batu bara tersebut.

"Masalah layak atau tidak layak tergantung volume kendaraanya. Volumenya bagaimana bisa itu harus dilihat dari perkembangan jam operasionalnya bagaimana. Waktu keluarnya dan segala macam," ungkapnya.

Dirlantas menyebutkan terkait dengan jalan khusus angkutan batu bara saat ini memang belum bisa dilalui oleh angkutan batu bara dan jalan tersebut harus di proses lagi.

"Kalau menurut kami mungkin belum bisa harus diproses lagi, namun kalau jalan nasional, jalan umum itu harus dikaji lagi bagaimana, harus didiskusikan lagu dengan kita, dengan dinas perhubungan dan lainya," tutupnya. (Tribunjambi.com/Rifani halim)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Tak Dapat Keadilan, Ayah Korban Asusila Anak di Tebo Jambi Jalan Kaki ke Jakarta

Baca juga: Viral Wanita Ini Mendadak Jijik saat Bertemu Calon Suami, Sebelumnya 3 Tahun Pacaran Online

Baca juga: Gempa Terkini Senin 22 Januari 2024 di Jawa Timur, 48 Km Barat Daya Malang, Ini Datanya

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved