Berita Jambi
Viral Warga Sungai Duren Muaro Jambi Tangkap Buaya Sepanjang Dua Meter Masuk Perkampungan
Warga Dusun Tuo, Desa Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi dihebohkan dengan adanya buaya sepanjang 2 meter lebih berada di te
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Warga Dusun Tuo, Desa Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi dihebohkan dengan adanya buaya sepanjang 2 meter lebih berada di tengah-tengah jalan dusun mereka, Sabtu malam (20/1/2024).
Akmal Warga Dusun Tuo mengatakan buaya mulai terlihat warga sekitar pukul 22.00 wib.
"Waktu itu ibu-ibu heboh ada biawak berada ditengah jalan, namun setelah diperhatikan ternyata buaya sepanjang dua meter," ujarnya kepada Tribunjambi.com Minggu (21/1/2024).
Kondisi ini membuat warga dusun tua keluar untuk menghalau buaya, bahkan ada yang hendak membunuh buaya tersebut namun di cegah oleh Akmal.
Akmal menceritakan saat itu memang warga belum banyak yang tidur karena baru pulang dari acara cukuran cucunya Datok kepala desa, Sehingga ada yang teriak buaya semua pada keluar.
"Saya sendiri masih ngobrol di rumah sepupu saya yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi ditemukannya buaya tersebut," ungkapnya.
Lebih lanjut Akmal menceritakan saat itu buaya tersebut sempat turun ke kawasan yang banyak airnya, namun tak lama setelah itu naik lagi ke jalan
Akmal yang saat itu mencoba menangkap buaya sempat hampir terkena gigitan buaya tersebut.
Saat itu, ia mencoba menarik buntut buaya namun kepala buaya tersebut berputar yang mencoba menggigit dia.
"Jadi saat itu, buaya tersebut kami giring dulu ke area tanah yang lembab dan barulah kita coba tangkap, namun dia cukup buas," ungkapnya
Buaya tersebut berhasil di taklukan ketika saudara Akmal yang memakai sepatu but menginjak kepala buaya tersebut dan Akmal menarik buntut buaya, setelah dirasa aman dia meminta warga yang lain memegang buntutnya dan dia mengikat mulut buaya tersebut.
"Awalnya saya ikat dengan tali namun putus, untung ada warga yang membawa ban dalam bekas," ceritanya.
Akmal yang kesehariannya bekerja membuat perahu dan budidaya ikan kerambah ini mengaku sudah sangat familiar dengan hewan air seperti buaya ini.
Dia mengaku paham kemana arah kibasan buntut buaya dan cara buaya menerkam mangsanya, makanya dia berani untuk menangkap buaya yang masuk dusun nya.
Di satu sisi dia malah kawatir dengan banyaknya anak mudah yang ikut membantu penangkapan buaya tersebut.
"Saya kawatir mereka tidak paham karakter buaya sehingga membahayakan diri mereka," ungkapnya
Akmal mengatakan setelah buaya tersebut ditangkap banyak warga yang datang untuk berfoto.
"Setelah berhasil kita amankan sekitar pukul 23.00 wib banyak warga yang berfoto," ungkapnya.
Akmal mengaku saat ini buaya tersebut sudah diambil oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
"Tadi pagi jam 10 di ambil," ungkapnya
Sejatinya Akmal ingin buaya seberat 70 kg tersebut dikembalikan ke habitatnya yang ada di sekitar dusun mereka.
Namun hal tersebut dicegah oleh kepada Desa kerena menimbang bahaya jika dia kembali lagi dan disatu sisi banyak anak-anak yang juga mandi di sungai.
"Jadi Datok kepala desa bilang ditaruh saja di rumah dia kerena besok pagi tim dari BKSDA akan datang mengambil," pungkasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Batanghari Mulai Salurkan Bantuan Logistik pada Masyarakat Terdampak Banjir
Baca juga: Debat Cawapres 2024, WALHI Jambi Minta Semua Kandidat Perhatikan Net Zero Emission
Baca juga: Warsi Jambi Puji Cawapres 02, Sayangkan 03 Terkait Penanganan Mafia IUP
10 Perusahaan Tambang Batu Bara Bandel di Jambi Dipanggil Komisi XII DPR RI |
![]() |
---|
Lansia Kota Jambi Tunjukkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba 17-an |
![]() |
---|
Hesti Haris Tinjau Pendidikan Anak SAD di Desa Hajran Batang Hari Jambi |
![]() |
---|
Warga Tersenyum Sumringah dan Bahagia, Hesti Haris Serahkan 17 Unit Bantuan Bedah Rumah |
![]() |
---|
Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.