Gunung Marapi Erupsi
Gunung Marapi Dua Kali Erupsi Hari Ini, Rabu 17 Januari 2024: Waspada Bahaya Lahar Saat Musim Hujan
Gunung Marapi di Sumatera Barat dua kali mengalami erupsi hari ini, Rabu (17/1/2023).
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker
penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
Baca juga: Gunung Marapi Erupsi, Pemkab Agam Dirikan Posko Siaga Marapi di Kawasan Batu Palano & Bukit Batabuah
Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukit Tinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas G. Marapi.
Sebelumnya diberitakan, Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Rabu (17/1/2024) pagi.
Erupsi kali ini terjadi dengan letusan selama 54 detik.
Informasi terkait peristiwa tersebut berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi.
Dilansir dari TribunPadang.com, video rekaman CCTV memperlihatkan Gunung Marapi mengalami erupsi.
Dari rekaman tersebut lentusannya tampak melontarkan material dengan pijar merah yang membubung tinggi ke langit.
Baca juga: Apa Itu Pemakzulan Presiden yang Sedang Ramai Dibahas? Bagaimana Syarat, Dasar Hukum dan Prosesnya?
Terjadinya erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat itu turut dirasakan Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus.
Dia mengatakan bahwa dentuman dari erupsi gunung tersebut terdengar cukup keras.
Bahkan kata Wali Nagari bahwa dentuman itu membuatnya terbangun dari tidurnya.
“Bunyi dentumannya lumayan hingga membuat saya terbangun,” ujarnya.
Sementara berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terjadi sekitar pukul 04.24 WIB.
Kepala Pos PGA, Teguh Purnomo menyebutkan ketinggian kolom abu tidak teramati dari kamera pengawas Poa karena tertutup kabut.
Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Lagi, 3 Kali Letusan di Malam Minggu |
![]() |
---|
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Letusan Berdurasi 54 Detik |
![]() |
---|
Gunung Marapi Erupsi, Pemkab Agam Dirikan Posko Siaga Marapi di Kawasan Batu Palano & Bukit Batabuah |
![]() |
---|
Mengenal Lebih Dekat Gunung Marapi, Jarak, Ketinggian & Catatan Letusan: Awal Peradaban Minangkabau |
![]() |
---|
Sebelum Erupsi Minggu Pagi, Warga Rasakan Dentuman Gunung Marapi Sejak Sabtu Pagi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.