BPJS Kesehatan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Kepada Kades dan Perangkat di Tanjung Jabung Barat

Pada kegiatan itu, BPJS juga mengundang pemateri dari Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dalam hal ini dihadiri Kasi Datun

Penulis: Sopianto | Editor: Rahimin
tribunjambi/sopianto
BPJS Kesehatan sosialisasi kepatuhan terhadap pemotongan, penyetoran dan pembayaran iuran jaminan kesehatan kepada kepala desa, perangkat desa dan aplikasi e-dabu, di gedung pola Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (17/1/2024). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan sosialisasi kepatuhan terhadap pemotongan, penyetoran dan pembayaran iuran jaminan kesehatan kepada kepala desa, perangkat desa dan aplikasi e-dabu.

Sosialisai dilakukan di gedung pola Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (17/1/2024) dengan melibatkan 114 kepala desa beserta perangkat.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Muhammad Natsir.

Pada kegiatan itu, BPJS juga mengundang pemateri dari Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dalam hal ini dihadiri kasi datun.

Peserta diberi kesempatan untuk bertanya kepada pemateri berkaitan dengan penggunaan anggaran untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan lain sebagainya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Sri Widyastuti menyampaikan, BPJS Kesehatan Cabang Jambi mendorong kepala desa beserta perangkat desa tehadap pencapaian kepesertaan program JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BPJS Kesehatan sosialisasi pemotongan
BPJS Kesehatan sosialisasi kepatuhan terhadap pemotongan, penyetoran dan pembayaran iuran jaminan kesehatan kepada kepala desa, perangkat desa dan aplikasi e-dabu, di gedung pola Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (17/1/2024)

Menurutnya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat per 1 Januari 2024 kepesertaan baru diangka 84,85 persen.

Sedangkan 2024 ini sesuai dengan RPJMN seharusnya sudah diangka 98 persen.

BPJS Kesehatan Cabang Jambi mengumpulkan kepala desa beserta perangkat nya bertujuan, pertama memastikan bahwa seluruh kepala desa dan perangkat nya terdaftar kedalam program JKN sesuai dengan segmen nya.

Yang kedua, mengajak seluruh kepala desa beserta perangkat nya untuk bisa melakukan pendataan, bisa melakukan validasi terhadap masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Ia bilang, dari 114 desa yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah terregistrasi semua. Namun, beberapa yang terdaftar di segmen yang lain dan akan dimasukkan ke segmen yang seharusnya.

"Ada yang terdaftar disegmen yang lain, ini yang mau kita masukkan ke segmen yang seharusnya," ujarnya.

Menurutnya, semua desa sudah ter registrasi, namun jika dilihat secara detail kepala desa dan perangkatnya belum 100 persen pada segmen yang seharusnya.

Dia berharap, kedepannya seluruh kepala desa beserta para perangkat nya terdaftar semua, kemudian dengan aplikasi yang ada mereka bisa melakukan update.

Tak kalah penting kata kepala cabang ini adalah, desa bisa melakukan pendataan warganya masing-masing, yang belum memiliki jaminan kesehatan, kedua yang sudah memiliki jaminan kesehatan apakah mereka benar-benar bisa memanfaatkan fasilitas itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved