Puasa Rajab
Kapan Puasa Rajab Mulai Dikerjakan? Berikut Ini Niat dan Jadwal Melaksanakannya
Dilansir laman NU Online, puasa Rajab tidak boleh dilakukan selama satu bulan penuh, melainkan beberapa hari saja.
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
Niat Puasa Rajab, dan Jadwal Puasa Rajab Tahun 2024, Lengkap dengan Dalilnya
TRIBUNJAMBI.COM- Memasuki bulan Rajab, umat muslim bisa mengerjakan ibadah Puasa Rajab untuk meningkatkan ibadah di bulan yang haram ini.
Sesuai dengan kalender Hijriyah, bulan Rajab merupakan bulan ke -7 dari 12 bulan yang ada.
Pengerjaan Puasa Rajab sebenarnya bisa dikerjakan kapan saja asalkan masih ada di bulan Rajab.
Namun ada waktu-waktu tertentu yang dimana umat muslim bisa mendapatkan pahala yang berkali lipat dibandingkan dengan hari biasanya.
Harus diketahui bahwa pusa di bulan rajab tidak boleh dikerjakan setiap hari.
Dilansir laman NU Online, puasa Rajab tidak boleh dilakukan selama satu bulan penuh, melainkan beberapa hari saja.
Berdasarkan Ihyâ 'Ulumiddîn, juz 3, hal. 432, oleh Imam Al-Ghazali, sebagian sahabat Nabi SAW memakruhkan berpuasa selama satu bulan di Rajab.
Sehingga hukum puasa yang tadinya sunnah bisa menjadi makru apabila dikerjakan selama sebulan penuh.
Tentunya kaum muslimin harus membedakan Puasa Rajab dan Puasa Ramadan.
Untuk itu, menurut Imam Al-Ghazali, puasa Rajab akan lebih baik dikerjakan di hari-hari utama, seperti hari-hari putih (tanggal 13, 14, dan 15 bulan kamariah), hari Senin, Kamis, dan Jumat.
1. Niat Puasa Rajab
Dilansir Rumaysho Sebenarnya, niat puasa cukup dengan memantapkan keinginan untuk berpuasa di dalam hati, tanpa perlu melafalkan lagi niat,
Namun demikian laman NU Online juga membagikan niat puasa Rajab.
1. Niat Puasa Rajab di Malam Hari
Niat puasa Rajab sudah bisa diamalkan mulai terbenamnya matahari hingga terbit fajar.
Adapun niat yang bisa diamalkan adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku berniat puasa Rajab, sunah karena Allah ta'âlâ."
b. Niat Puasa Rajab di Siang Hari
Karena puasa Rajab termasuk ibadah sunah, maka niatnya masih bisa diamalkan ketika matahari terbit. Hanya saja, perlu diingat, batas waktunya adalah sebelum tergelincirnya matahari atau sebelum waktu zuhur.
Di samping itu, jika kamu ingin berniat puasa di waktu matahari sudah terbit, pastikan pula kamu belum makan ataupun minum sama sekali.
Berikut bacaan niat puasa Rajab di siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i syahri rajaba lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Rajab hari ini, sunah karena Allah ta'âlâ."
2. Jadwal Puasa Rajab
Berikut jadwal puasa Rajab 2024 yang bertepatan dengan ibadah saum Senin-Kamis dan ayyamul bidh:
- 3 Rajab 1445 H (Senin, 15 Januari 2024): Puasa sunah Senin
- 6 Rajab 1445 H (Kamis, 18 Januari 2024): Puasa sunah Kamis
-10 Rajab 1445 H (Senin, 22 Januari 2024): Puasa sunah Senin
-13 Rajab 1445 H (Kamis, 25 Januari 2024): Puasa sunah Kamis dan puasa sunah ayyamul bidh
-14 Rajab 1445 H (Jumat, 26 Januari 2024): Puasa sunah ayyamul bidh
-15 Rajab 1445 H (Sabtu, 27 Januari 2024): Puasa sunah ayyamul bidh
-17 Rajab 1445 H (Senin, 29 Januari 2024): Puasa sunah Senin
-20 Rajab 1445 H (Kamis, 1 Februari 2024): Puasa sunah Kamis
-24 Rajab 1445 H (Senin, 5 Februari 2024): Puasa sunah Senin
-26 Rajab 1445 H (Kamis, 8 Februari 2024): Puasa sunah Kamis
3. Dalil Puasa Rajab
Untuk mengerjakan suatu ibadah tenru harus ada dalil yang mendasari kita mengerjakannya.
Begitu juga dengan pengerjaan ibadah Puasa Rajab.
Berikut ini beberapa dalil pengerjaan Ibadah Puasa Rajab.
1. Dalil yang menjadi acuan pelaksanaan puasa Rajab adalah riwayat dari Utsman bin Hakim Al Anshari.
Bunyi hadis tersebut adalah sebagai yakni:
"Saya bertanya kepada Sa'id bin Jubair mengenai puasa Rajab, dan saat itu kami berada di bulan Rajab. Maka, ia pun menjawab, 'Saya telah mendengar Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma berkata, 'Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berpuasa hingga kami berkata bahwa beliau tidak akan berbuka. Dan beliau juga pernah berbuka hingga kami berkata bahwa beliau tidak akan puasa.'" (HR. Muslim no. 1960).
Jika melihat hadis tersebut, tidak disebutkan secara spesifik kapan atau tanggal berapa saja harus mengerjakan ibadah saum sunah tersebut. Dalam hal ini, umat Islam sebenarnya sudah bisa berpuasa sejak 1 Rajab.
Bagi kaum muslim yang berencana melakukan puasa sunah di bulan Rajab, pastikan sudah memeriksa jadwal pelaksanaannya.
Puasa sunnah juga bisa dikerjaka untuk melatih kesiapan saat berpuasa di bulan suci Ramadan.
2. Anjuran puasa di bulan haram
صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ
Artinya: "Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah!" (HR Abu Dawud dan yang lainnya).
Hadis di atas merupakan anjuran untuk melakukan sekaligus meninggalkan puasa. Maksudnya adalah berpuasa semampunya saja.
Hadis tersebut dikutip Sayyid Abu Bakar Syattha', I'ânah at-Thâlibîn, (juz 1, h. 307) sebagaimana dilansir NU Online. (*)
Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.