Pilpres 2024

Cak Imin Soal Pontensi Kecurangan di Pemilu 2024: Harus Kita Lawan, yang Rugi Bangsa Ini

Cawapres Muhaimin Iskandar meminta untuk melawan pihak yang mencoba mengganggu dan curangi pelaksanaan Pemilu 2024.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Cawapres Muhaimin Iskandar meminta untuk melawan pihak yang mencoba mengganggu dan curangi pelaksanaan Pemilu 2024. 

TRIBUNJAMBI.COM - Cawapres Muhaimin Iskandar meminta untuk melawan pihak yang mencoba mengganggu dan curangi pelaksanaan Pemilu 2024.

Sebab menurutnya bahwa pengganggu tersebut merupakan musuh besar bangsa Indonesia.

Dengan adanya kecurangan tersebut akan menyebabkan kerugian bagi bangsa itu sendiri.

Menurut pasangan Anies Baswedan di Pilpres 2024 itu bahwa kecurangan dalam Pemilu 2024 merupakan musuh dalam negara demokrasi. 

Sehingga dia meminta untuk melawan setiap pihak yang hendak berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Kalau pemilu gagal, kalau pemilu dicurangi, maka yang rugi adalah seluruh bangsa ini. Karena itu, siapa pun yang mengganggu dan merusak pemilu adalah musuh besar bangsa. Harus kita lawan!” kata Cak Imin di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/1/2024), dikutip dari keterangan tertulis. 

Muhaimin Iskandar meminta kepada pendukung pasangan Anies-Muhaimin (AMIN), mengawasi setiap dugaan kecurangan. 

Baca juga: Timnas Anies-Muhaimin Nilai Prabowo Belum Tentu Paham Semua Isu Tema Debat Pertahanan dan Geopolitik

Baca juga: Jawaban Ganjar Pranowo Soal Poros Baru Gabung dengan Anies Baswedan di Putaran Kedua Pilpres 2024

Baca juga: TKN Prabowo-Gibran Klarifikasi Cawapres Undang Kades di Maluku: Tolong Jangan Dicampurkan Hal Lain

Sehingga pelaksaan Pemilu 2024 berjalan dengan jujur dan adil.

“Selain komitmen untuk AMIN, mereka juga komitmen untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan jujur dan adil,” ujarnya.

Muhaimin Iskandar menegaskan, pemilu bukan hanya hajat partai, capres-cawapres, tetapi juga hajat seluruh rakyat Indonesia.

“Kenapa? Karena pemilu bukan hajat partai. Pemilu bukan hajat capres-cawapres. Tapi pemilu adalah agenda nasional seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya.

Lontarkan Wacana Gabung Ganjar-Mahfud

Sebelumnya Muhaimin Iskandar melontarkan wacana membuka kerja sama dengan PDI Perjuangan, partai pengusung Ganjar-Mahfud.

Wacana yang dilontarkan tersebut terkait peluang kerjasama jika terjadi putaran kedua Pilpres 2024.

Baca juga: Gunung Marapi Erupsi, Pemkab Agam Dirikan Posko Siaga Marapi di Kawasan Batu Palano & Bukit Batabuah

Cak Imin menilai peluang bergabungnya partai pendukung Capres-Cawapres nomor urut 1 dan 3 bisa terjadi. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved