Kardus Surat Suara Pemilu 2024 Berceceran di Jalan, Jalur Semarang-Magelang Terjadi Kemacetan

Logistik untuk Pemilu 2024 berupa kardus berisikan surat suara ditemukan berceceran di jalana dan jurang di wilayah Jambu Kabupaten Semarang, Sabtu

Editor: Herupitra
kompas.com
Truk pengangkut surat suara Pemilu 2024 mengalami kecelakaan di Kalimalang Jambu Kabupaten Semarang(KOMPAS.com/Dian Ade Permana) 

TRIBUNJAMBI.COM – Logistik untuk Pemilu 2024 berupa kardus berisikan surat suara ditemukan berceceran di jalana dan jurang di wilayah Jambu Kabupaten Semarang, Sabtu (6/1/2024)

Hal itu dikarenakan truk yang mengangkut kebutuhan logistik untuk Pemilu 2024, mengalami kecelakaan,

Truk tersebut diketahui mengangkut surat suara untuk Pemilu 2024 wilayah Kabupaten Magelang Daerah Pemilihan I dan VI.

Informasi yang didapatkan, kecelakaan terjadi pukul 14.00 WIB di tanjakan Kalimalang Jambu, Kabupaten Semarang.

Mengutip kompas.com, kecelakaan terjadi berawal saat truk melaju dari arah Semarang menuju Magelang.

Ada dua truk pengangkut kebutuhan logistik Pemilu 2024 yang dikawal kendaraan Patwal Kepolisian.

Baca juga: Kasus Pengrusakan Pagar di Lingkar Selatan, Kuasa Hukum Menilai Polda Jambi Berat Sebelah

Baca juga: Ditemukan 2 Bekas Spet Suntikan di Lokasi Perawat Tewas di Kamar Mandi RS di Bantul

Satu truk berhasil melalui tikungan Kalimalang, sementara satu truk tidak kuat di tanjakan hingga melorot dan masuk ke jurang.

Akibatnya, kardus-kardus pengangkut kotak suara tercecer di jalanan dan jurang.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu menyingkirkan kardus-kardus tersebut ke pinggir jalan.

Karena kejadian tersebut, jalur Semarang-Magelang mengalami kemacetan.

Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, sopir truk langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Ketua KPU Kabupaten Magelang Afiffuddin mengatakan, truk yang mengalami kecelakaan mengangkut 800 dus surat suara.

"Itu surat suara untuk Dapil I dan VI DPRD Kabupaten Magelang, satu dus berisi 500 lembar surat suara, jadi 400.000 lembar," ungkap dia.

Afiffudin mengungkapkan, proses pengantaran surat suara tersebut sudah sesuai ketentuan.

"Saat pemberangkatan saya ada di percetakan, lalu mendahului. Tapi, belum sampai kantor, dikabari truk mengalami kecelakaan dan surat suara jatuh semua," terang dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved