Berita Kerinci

Banjir Kerinci Makin Parah, Ribuan Rumah di 9 Kecamatan Terendam, Pj Bupati Asraf Ajak Warga Berdoa

Tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada awal Tahun 2024 ini, membuat beberapa wilayah

Penulis: Herupitra | Editor: Herupitra
heru/tribunjambi.com
Gubenur Jambi Al Haris bersama Pj Bupati Kerinci Asraf saat meninjau lokasi banjir di kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada awal Tahun 2024 ini, membuat beberapa wilayah dilanda banjir cukup dahsyat dan longsor.

Banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Batang Merao bahkan telah merendam ribuan rumah.

Tidak hanya pemukiman di bantaran sungai, banjir meluas ke sejumlah pemukiman yang selama ini aman dari banjir.

Berdasarkan data dari BPBD kabupaten Kerinci, Selasa (2/1/2024), bencana banjir dan longsor di Kerinci dan Sungai Penuh ini menyebabkan 2.940 rumah di 41 desa dan 9 kecamatan terendam.

Lokasi paling parah terjadi di kecamatan Depati Tujuh, yakni 16 desa.

Sedangkan longsor terjadi di 5 titik di kecamatan Batang Merangin, yakni di Desa Pematang Lingkung, Lubuk Paku, Pasar Tamiai, Seberang Merangin dan desa Sungai Pegeh kecamatan Siulak.

Baca juga: Banjir Kerinci dan Sungai Penuh Jambi, Warga Mengungsi hingga Putusnya Akses Kerinci-Merangin

Baca juga: Banjir Bandang di Batang Asam dan Merlung Tanjab Barat Jambi, Terjadi Tengah Malam

Bukan hanya itu saja, bencana yang melanda wilayah Kerinci ini bahkan sudah memakan korban yakni warga yang terseret banjir hingga tertimbun longsor.

Atas kejadian ini, Pj Bupati Kerinci, Asraf, tak tinggal diam. Semenjak hari pertama diwilayah Depati 7 dilanda banjir hingga Selasa hari ini, ia tak henti-hentinya siang dan malam bersama OPD terkait terus turun kelapangan titik lokasi bencana, meskipun terkadang hingga Dini hari.

Hal tersebut dilakukan Pj Bupati Kerinci, Asraf, untuk memastikan bahwa masyarakat Kerinci yang terkena musibah benar-benar ditangani dan diselamatkan dengan baik, dan hingga jalur lalulintas yang terdampak banjir bisa dilewati masyarakat.

Pj Bupati Kerinci, Asraf, dikonfirmasi menyampaikan bahwa intensitas curah hujan yang cukup tinggi, terlebih Kabupaten Kerinci yang merupakan daerah yang rawan bencana.

“Rawan bencana ini bukan hanya berbicara banjir tetapi termasuk juga tanah longsor, kebakaran dan sebagainya jadi tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan” ungkapnya.

Asraf mengungkapkan, sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Daerah akan memberikan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir, tanah longsor ataupun bencana alam yang terjadi.

“Karena penanganan bencana alam ini konsepnya gotong royong dan kebersamaan. Dan tentunya tidak akan selesai jika ditangani oleh Pemerintah saja tanpa adanya dukungan dari pada seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

“Sekarang kita tidak boleh hanya menyalahkan alam tetapi sebagai manusia kita wajib menjaga lingkungan,” imbuhnya.

Asraf juga mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terlebih bagi masyarakat yang tinggal di pinggir aliran sungai dan di bawah perbukitan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved