Berita Viral
Viral Petasan Meledak Ditangan setelah Dibakar, Kini Tangannya Harus Diamputasi
Keceriaan bermain petasan dijalan rumah kini harus berubah menjadi nestapa.
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
Ardi terpaksa harus diamputasi karena petasan yang dimainkannya salah sasaran, diduga karena petasan sudah kadaluarsa
TRIBUNJAMBI.COM- Keceriaan bermain petasan dijalan rumah kini harus berubah menjadi nestapa.
Dilansir dari instgaram SCTV, Petasan yang dipegang oleh Ardi warga Merauke, Papua Selatan meledak di tangan.
Hingga tangan Ardi terluka parah dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.
Bahkan lukanya yang parah membuat tangan Ardi harus diamputasi.
Aparat Polres Marauke yang menyelidiki kasus ini menduga jika petasan yang dihidupkan korban sudah kadaluarsa.
Sebab petasan meledak di tangan setelah tiga kali meluncur di udara.
AKP Ahamad Nurung, Kasi Hunas Polres Merauke mengimbau Kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati membeli petasan.
“Supaya tidak mencelakai atau merugikan diri sendiri, dan kepada orang lain,” sebut Ahmad Nurung.
Baca juga: Dikira Suara Petasan, Ternyata Anggota Polisi Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Laras Panjang
Baca juga: Ledakan Hebat Terjadi di Magelang Diduga Akibat Petasan, 1 Tewas, 3 Luka dan Belasan Rumah Rusak
Baca juga: 67 Orang Pelaku Tawuran di Kota Jambi Ditangkap, Polisi Sita Tongkat, Petasan dan Minuman Keras
Ahmad Nurung menambahkan bahwa biasanya petasan akan meledak secara tidak beraturan ketika sudah kadaluarsa.
“Jadi petasan itu akan berdampak ketika sudah kadaluarsa,” katanya.
“Kadang-kadang memang tetap meledak cuma sudah tidak beraturan,” lanjut Ahmad Nurung.
Menjelang tahun baru, memang identik dengan menghidupkan kembang api.
Sehingga polisi mengimbau agar pedagang tidak menjual petasan kadaluarsa yang bisa membahayakan warga.
Melahirkan di Pinggir Jalan
Di tempat lain Nasib Malang menimpa seorang ibu hamil bernama Kholila (37) warga Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/korban-petasan-meledak.jpg)