Segini Upah Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Kabupaten Tanjab Timur

Petugas pelipat dan penyortiran surat suara Pemilu 2024 di gudang KPU Tanjab Timur diupah Rp190 per lembar.

Penulis: anas al hakim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Anas
Petugas pelipat dan penyortiran surat suara Pemilu 2024 di gudang KPU Tanjab Timur diupah Rp190 per lembar. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Petugas pelipat dan penyortiran surat suara Pemilu 2024 di gudang KPU Tanjab Timur diupah Rp190 per lembar.

Ketua KPU Tanjab Timur, Hodijatul Qubro mengatakan, tenaga lipat dan sortir bekerja dari pukul 08.00 Wib sampai dengan 17.00 Wib. Mereka mendapatkan waktu satu jam untuk istirahat.

“untuk pelipatan ini tidak ada pelatihan khusus, kita beri tutorial di awal mulai bekerja, dan upahnya per lembar Rp 190,” jelasnya.

Mayoritas dari tenaga lipat tersebut adalah perempuan. Mereka kebanyakan adalah tenaga yang juga ikut membantu proses pelipatan dan penyortiran pada Pemilu 2019 kemarin dan ada juga sebagian yang baru ikut. 

Dan selama proses pelipatan, mereka tidak diperoleh membawa handphone. Karena nantinya bisa disalah gunakan.

"Kita larang mereka untuk membawa handphone, hal ini kita lakukan untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau disalah gunakan," ucapannya.

Triyani yang merupakan pekerja yang ikut melipat surat suara, mengaku sangat senang karena dirinya telah dilibatkan dalam proses pelipatan dan penyortiran surat suara.

Ia juga mengaku bahwa, dirinya mendapatkan informasi pekrjaan tersebut dari group yasinan ibu-ibu.

"Alhamdulillah sangat senang, yang jelas kan dapat duit, meski hanya Rp 190 perlembar, jika dikali banyak, lumayan juga. Terus juga dapat pengalaman, selama ini hanya mencoblos di TPS saja, tidak penah ikut melipat, sekarang sudah tau, rupanya seperti ini," ucapnya sambil tertawa.

Menurut Triyani, sejauh ini tidak ada tingkat kesulitan, namun memang harus teliti, karena jika terlewat tidak tahu jika ada surat suara yang rusak atau cacat.

"Kalau ngelipat ne tak ade lah sulitnya, kadang tuh kita harus ngecek dulu, kalau tak ngecek, kalau ada ape-ape, dan yang bikin lama itu dalam proses pengecekan," tutup perempuan yang lekat dengan logat melayunya itu.

Baca juga: KPU Tanjab Timur Kerahkan 100 Orang Warga untuk Bantu Pelipatan Surat Suara

Baca juga: KPU Tanjab Timur Ikut Pantau Perekaman KTP di Muara Sabak Timur Jelang Pemilu

Baca juga: Rekap Jumlah Pendaftar KPPS, KPU Batanghari Perpanjang Masa Pendaftaran Bagi TPS yang Kekurangan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved