Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Geram Warga Bakar Rumah Diduga Tempat Prostitusi, Penghuninya Pasangan Bukan Suami Istri

Geram diduga kerap dijadikan tempat prostitusi, warga bakar dua rumah di Kampung Neglasari, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/12/2023) kemarin.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Herupitra
Tribunjabar.id
Rumah di Kelurahan Cibadak dibakar warga, diduga dijadikan tempat prostitusi 

TRIBUNJAMBI.COM – Geram diduga kerap dijadikan tempat prostitusi, warga bakar dua rumah di Kampung Neglasari, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/12/2023) kemarin.

Bukan hanya dibakar warga juga merobohkan rumah yang dihuni pasangan bukan suami istri yang lagi hamil.

Aksi pembakaran rumah tersebut dikonfirmasi AKBP Maruly Pardede, Kapolres Sukabumi membenarkan aksi warga yang membakar rumah tersebut.

"Warga membakar rumah itu lantaran dibuat resah dengan adanya dugaan tindakan asusila di rumah bedeng itu.

"Pada hari senin 18 Desember 2023, Bhabinkamtibmas Cibadak mendapatkan informasi terkait ada komplen dari masyarakat, bahwa ada satu lokasi rumah bedeng yang kerap dijadikan tempat untuk berbuat asusila," kata Maruly kepada TribunJabar.id, Selasa (19/12/2023).

Maruly mengatakan, rumah tersebut dihuni oleh seorang wanita berinisial Y (36) dan pria berinisial A (45).

Baca juga: Prostitusi di Pucuk Kota Jambi Kembali Aktif, Pemerintah Diminta Putus Rantai Peradangan Orang

Baca juga: Muncikari di Purwokerto Tawarkan Prostitusi Layanan Ibu Hamil, Anak-anak hingga Hubungan Sejenis

Keduanya ternyata bukan pasangan suami istri.

Rumah yang dibakar warga juga kerap dijadikan tempat prostitusi oleh Y dan A.

"Dan memang di dalam (rumah) bedeng tersebut ada laki-laki dan perempuan yang memang tidak dalam keterikatan nikah, dan si Y selaku wanita ini telah mengandung 3 bulan," ujar Maruly.

Warga, kata Maruly, ternyata sudah sering mengingatkan penghuni untuk tak melakukan kegiatan prostitusi di rumah tersebut.

Namun, peringatan warga tersebut tak diindahkan hingga akhirnya warga pun geram dan membakar kuram tersebut.

"Massa yang sudah merasa emosi karena sudah berkali-kali diingatkan dan juga tidak digubris, akhirnya mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan tempat tersebut dan akhirnya membongkar," jelasnya.

"Peran daripada Bhabinkamtibmas dan Babinsa dan kepala desa waktu itu mencoba menenangkan masyarakat dan menyelamatkan dua orang, laki-laki dan perempuan yang masih di dalam bedeng tersebut dari amukan masa," lanjut Maruly

Dua orang berhasil diamankan dari amukan warga oleh petugas yang datang ke lokasi.

Dua penghuni rumah juga telah dimediasi oleh polisi.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved