Pemilu 2024

KPU Tebo Sebut Pemilih Pemula Capai 4.000-an, Perekaman E-KTP Tercatat Sudah 56,20 Persen

KPU Kabupaten Tebo mengungkap pemilih pemula mencapai 4.279 orang. Ketua KPU Kabupaten Tebo Atiul Fuadiyah, mengatakan dari angka tersebut yang suda

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Danang
Ketua KPU Tebo, Atiul Fuadiyah 

Ada 4.000-an pemilih pemula di Kabupaten tebo. sementara dari jumlah itu, sudah sekitar 56,20 persen yang merekam E-KTP

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo mengungkap pemilih pemula mencapai 4.279 orang.

Ketua KPU Kabupaten Tebo Atiul Fuadiyah, mengatakan dari angka tersebut yang sudah melakukan perekaman e-KTP sudah capai 56,20 persen.

Hal ini dia ketahui dari hasil koordinasi KPU dengan Disdukcapil Kabupaten Tebo.

Atiul menjelaskan pihaknya terus mengejar target hingga nantinya Pemilu 2024 mendatang.

"Sesuai koordinasi kita dengan dukcapil, untuk bulan Desember ini akan digaetkan kembali, insyaallah sampai Januari sudah mencapai 90 persen," katanya, Kamis (7/12/2023).

Selain pemilih pemula, KPU Tebo juga menyerahkan sebanyak 600 data ke Disdukcapil Tebo yang diketahui telah meninggal dunia namun masih tercatat sebagai DPT.

Data tersebut ditemukan oleh pihak KPU saat melakukan peninjauan ke lokasi.

Baca juga: Buka Rakercab DPC PDI-P Merangin, Edi Purwanto: Kursi Ketua DPRD Merangin 2024 Harus Kita Rebut

Baca juga: Perempuan Ini Tetap Mau Menikah dengan Panji Satria Walau Punya Reputasi Hancur

Pihak KPU menyerahkan data tersebut agar tidak sampai terjadi penyalahgunaan data.

"Itu sekitaran 600 yang belum terbit keterangan kematian dari dukcapil, jadi itu juga supaya tidak disalahgunakan datanya," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Buka Rakercab DPC PDI-P Merangin, Edi Purwanto: Kursi Ketua DPRD Merangin 2024 Harus Kita Rebut

Baca juga: Caleg di Jambi Pasang APK Di Tiang-tiang Internet, Bawaslu Sebut Hanya Soal Etika dan Estetika

Baca juga: Ahli Arkeologi Indonesia Tanggapi Belasan Perusahaan Masuk Zona Penyangga KCBN Muarajambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved