Gunung Marapi Erupsi

Liarni Korban Erupsi Gunung Marapi Asal Jambi Dikenal Pribadi yang Baik

Liarni (22) menjadi korban erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat. Saat itu dia sedang mendaki gunung bersama teman-temannya.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Yusuf Ketua RT 05 Kelurahan Sungai Asam berkata, keluarga Liarni sudah pindah ke Sumani, Solok, Sumatera Barat sejak Liarni menyambung pendidikan di kota Padang.  

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Liarni (22) menjadi korban erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat. Saat itu dia sedang mendaki gunung bersama teman-temannya.

Liarni berstatus warga jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Sungai Asam Pasar Jambi, Kota Jambi. Liarni diketahui merupakan mahasiswi jurusan tata rias dan kecantikan Universitas Negeri Padang. 

Yusuf Ketua RT 05 Kelurahan Sungai Asam berkata, keluarga Liarni sudah pindah ke Sumani, Solok, Sumatera Barat sejak Liarni menyambung pendidikan di kota Padang. 

Menurut ketua RT tersebut, Liarni dikenal oleh warga sekitar Pasar Jambi dan anak sebayanya merupakan pribadi yang baik dan ceria. 

"Anaknya baik, bergaul di sini sama warga sama anak seusianya anak itu juga lincah. Bapak mamaknya orang baik begaul disini," kaya Yusuf, Rabu (6/12/2023). 

Yusuf mengungkapkan bahwa orang tua Liarni memiliki empat orang anak, sedangkan Liarni merupakan anak paling bungsu dari pasangan Basri dan Yuliana yang sudah bermukim puluhan tahun di Kelurahan Sungai Asam. 

"Liarni ini anak paling bungsu, dia berempat bersaudara 2 laki-laki dan 2 perempuan," ungkapnya. 

Sejak keluarga Liarni pindah ke Sumatera Barat, Yusuf sudah tidak pernah bertemu orang tuanya. Namun terakhir kali kakak Liarni pernah menjumpai Ketua RT tersebut untuk mengurus surat pindah. 

"Terakhir kakak dia lah, kakaknya ngurus surat pindah. Kabarnya masih di provinsi Jambi tapi tidak tau pasti dimananya," ujarnya. 

Sebelumnya, keta RT mengaku sudah mendapatkan kabar Liarni menjadi korban erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat sejak dua hari lalu, dia mendapatkan kabar tersebut dari pesan whatshapp. 

"Iya benar, 2 hari lalu saya dapat kabar dari WA yang dikirim oleh keluarga korban, dia bilang Liarni meninggal dunia jadi korban erupsi Gunung Marapi," kata Yusuf saat ditemui Tribun Jambi dikawasan pasar Jambi, Rabu (6/12/2023) sore. 

Yusuf menyebutkan, Liarni bersama keluarga sudah lama pindah dari pemukiman tersebut, setidaknya keluarga Liarni tinggal di kawasan pasar Jambi sejak Liarni lahir. Keluarga Liarni pindah ke Sumani, Solok, Sumatera Barat. Namun, pihak keluarga secara administrasi tidak pernah mengurus surat pindah. 

"Sudah lamo pindah, balik kampung ke Sumani, Solok meraka pindah waktu Liarni tamat sekolah nyambung kuliah ke Padang keluarga ikut pindah perkiraan pindah 2019 atau 2020. Sejak kecil, mungkin dari lahir bapak mak dia tinggal disini," sambungnya. 

Menurut Yusuf, salah satu korban erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat juga bersekolah di kota Jambi. Saat Sekolah Dasar, Liarni bersekolah di SD 6 kota Jambi dan SMK 4 Jambi. 

"Sekolah SD dekat sini lah SD 6, SMK Liarni di SMK 4," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved