Pilpres 2024

Jawaban Gibran Rakabuming Raka Soal Debat Cawapres di Pilpres 2924

Cawapres RI Gibran Rakabuming Raka menjawab soal kesiapannya ikut dalam debat sebagai Cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Kompas TV
Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI Gibran Rakabuming Raka menjawab soal kesiapannya ikut dalam debat sebagai Cawapres di Pilpres 2024 mendatang. 

Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah siap mempersiapkan debat di Pilpres 2024

TRIBUNJAMBI.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI Gibran Rakabuming Raka menjawab soal kesiapannya ikut dalam debat sebagai Cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Cawapres nomor urut 2 itu menggapi itu disela-sela membagikan susu saat berkunjung ke CFD di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (3/12/2023).

Gibran menjelaskan alasannya membagikan susu gratis di lokasi tersebut.

Menurut putra Presiden Jokowi itu, pemilihan lokasi pembagian susu adalah tempat yang banyak warga berkumpul.

“Kita pilih lokasi yang paling banyak massa. Itu kan salah satu program dari kami, kan ada program makan siang gratis dan susu gratis,” kata Gibran Rakabuming Raka, dikutip dari Breaking News Kompas TV.

Saat wartawan menanyakan lokasi CFD yang tidak boleh digunakan untuk berpolitik, Gibran mengaku dirinya tidak melakukan ajakan memilih atau mencoblos serta tanpa alat peraga kampanye (APK).

“Kan tanpa APK. Kita kan nggak melakukan pengajakan untuk mencoblos,” ujar Wali Kota Solo itu.

Baca juga: Tema Debat Anies-Muhaimin Vs Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

Baca juga: Selamat Jalan Mas Becky

Baca juga: Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris, Kombes Aswin: Petinggi Kelompok JI di Samarinda

Dalam kesempatan itu, Gibran Rakabuming Raka juga menjawab pertanyaan wartawan tentang persiapan debat cawapres yang dikatakannya sudah disiapkan.

“Sudah disiapkan. Sudah, sudah, sudah,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik, menjelaskan teknis pelaksanaan debat calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Idham mengatakan, nantinya dalam debat capres, calon presiden yang akan menjadi aktor utama, sementara cawapres hanya mendampingi.

Sementara itu, proporsi bicara capres maupun cawapres saat pelaksanaan debat akan disesuaikan dengan konteks.

"Rencananya akan didampingi oleh pasangan masing-masing,” kata dia, Sabtu (2/12/2023) dikutip Kompas.TV.

“Misalnya, pada saat debat capres, aktor utamanya adalah capres itu sendiri dalam menyampaikan pendalaman materi visi, misi, dan program pencalonan. Dalam debat ini, cawapres hanya mendampingi saja," jelasnya.

Perbedaan Format Debat Capres Cawapres di Pilpres 2024

Berikut perbedaan format debat yang diselenggarakan untuk tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Baca juga: Jadwal Debat Anies-Muhaimin Vs Prabowo-Gibran Vs Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

Tiga pasangan yang akan bertarung itu yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 02.

Pasangan dengan nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sedangkan nomor urut 02 yakni pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Jelang pelaksanaan Pilpres 2024, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menyelenggarakan debat untuk pasangan capres dan Cawapres.

Ketua KPU Hasyim Asyari memastikan debat Cawapres akan dilaksanakan agar pemilih bisa melihat sejauh mana kapasitas para calon pemimpin negeri.

Debat Cawapres tetap ada karena diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.

Format debat nantinya dibagi menjadi lima yakni tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres.

Hanya saja, Hasyim menjelaskan format debat capres dan Cawapres pada Pilpres 2024 akan berbeda dibandingkan dengan Pilpres 2019.

Menurutnya, format debat capres-cawapres pada tahun ini dibuat jauh lebih variatif.

Dalam lima kali debat itu, masing-masing pasangan hadir tidak terpisah agar publik dapat melihat kerja sama di antara mereka.

"Kemudian supaya publik semakin yakin team work antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," tegas Hasyim kepada wartawan, Sabtu (2/12/2023).

KPU pun memberikan proporsi waktu yang berbeda kepada capres dan cawapres untuk berbicara.

Ketika debat capres, porsi capres untuk bicara akan lebih banyak, sebaliknya saat debat cawapres.

Hasyim menyampaikan aturan baru itu telah disepakati oleh semua pasangan calon.

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Meradang Lihat Kelakuan Anggota Upacara Peringatan Hari Bakti PU

Pihaknya sekaligus membantah tuduhan bahwa ada permintaan dari satu paslon agar debat cawapres ditiadakan.

"Ketika debat cawapres proporsinya akan cawapres yang lebih banyak," ungkapnya.

Hasyim menambahkan urutan debat dan tema debat untuk calon presiden dan calon wakil presiden hingga saat ini belum tuntas dibahas.

KPU masih mematangkan usulan metode debat capres-cawapres yang diusulkan oleh tim pasangan capres-cawapres masing-masing.

"Rapat pertama dengan tim paslon Rabu (29/11/2023) kami minta tim paslon untuk usulkan metode, mekanisme, dan topik debat. Usulan itu kita matangkan lagi sebagai bahan untuk pertemuan berikutnya," paparnya.

Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik mempertegas bahwa dalam setiap debat capres dan cawapres bakal sama-sama didampingi oleh pasangannya.

Menurutnya, aturan baru ini tidak melanggar perundang-undangan pemilu.

"Di setiap debat, rencananya akan didampingi oleh pasangan masing-masing," ucap Idham.

"Misalnya pada saat debat capres, aktor utamanya adalah capres itu sendiri dalam menyampaikan pendalaman materi visi, misi, dan program pencalonan," sambungnya.

Berdasarkan Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilu, yang menjadi aktor utama dalam debat adalah capres atau cawapres itu sendiri.

Tergantung saat itu debat diperuntukkan bagi capres atau cawapres.

KPU sebelumnya telah menetapkan jadwal debat kandidat Pilpres 2024 sebanyak lima kali.

Debat perdana digelar pada Selasa, 12 Desember 2023.

Nantinya debat akan ditayangkan di stasiun TV nasional dengan total durasi 150 menit.

Rinciannya 120 menit untuk segmen debat dan sisanya untuk iklan.

Adapun tiga paslon peserta Pilpres 2024 yang telah ditetapkan yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Sinopsis Welcome to Samdal-ri Episode 1, Air Mata Naga

Baca juga: Selamat Jalan Mas Becky

Baca juga: Mantan Bupati Banyuasin Dilaporkan Menelantarkan Anak, Askolani Bantah Sebut Dugaan Perselingkuhan

Baca juga: Kunci Jawaban PAS Bahasa Inggris Kelas 8 Lengkap Kunci Jawaban

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2023/12/03/kpu-sebut-format-debat-capres-cawapres-di-pilpres-2024-beda-dari-pilpres-2019-apa-saja-bedanya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved