Berita Viral

Mahasiswa Lampung Minta Tolong ke Kapolri, Bentang Spanduk di Wisuda: Tangkap Pembunuh Bapak Saya

Seorang mahasiswa asal Lampung meminta tolong ke Kapoldri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap pelaku pembunuhan ayahnya, Pembadi Harianja.

|
Editor: Darwin Sijabat
Kompas TV
Seorang mahasiswa asal Lampung meminta tolong ke Kapoldri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap pelaku pembunuhan ayahnya, Pembadi Harianja. 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang mahasiswa asal Lampung meminta tolong ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap pelaku pembunuh ayahnya, Pembadi Harianja.

Permintaan itu disampaikan Chandra Friyandy Harianja, saat menjadi wisudawan di Universitas Negeri Malang (UM), Sabtu (11/11/2023).

Dalam porosesi wisuda di Graha Cakrawala itu, dia membentangkan spanduk yang berisi permintaan pucuk pimpinan institusi kepolisian RI.

Chandra meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas pelaku pembunuhan ayahnya.

Aksinya itu pun ramai di media sosial dan viral.

Dalam video yang beredar, pembentangan spanduk berisi permintaan tolong kepada Kapolri tersebut dilakukan Chandra usai dirinya dikukuhkan sebagai wisudawan.

"Pak Kapolri tolong saya, tangkap semua pelaku pembunuh bapak saya, almarhum Pembadi Harianja. Tulang Bawang-Lampung #bantukawalkasusini," demikian tulisan di spanduk yang dibentangkan Chandra.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Kepelatihan Olahtraga Universitas Jambi, Kunjungi Kantor Tribun Jambi

Baca juga: Megawati ke Kader PDIP: Dukung Presiden Jokowi Hingga Akhir Masa Jabatan

Baca juga: Gempa Terkini Minggu 19 November 2023 di Bombana Sultra, Simak Lengkapnya

Berdasarkan laporan Kompas TV Lampung, Chandra membenarkan aksinya yang viral di media sosial tersebut.

Dia mengatakan, tujuan dirinya membentangkan spanduk adalah untuk meminta Kapolri mengusut tuntas pelaku pembunuhan ayahnya yang dinilai janggal.

Di mana pihak kepolisian lampung hanya menetapkan satu orang tersangka, sementara pelaku pembunuhan terhadap ayahnya diduga lebih dari satu orang.

Hal senada disampaikan adik kandung Chandra, Agung Krisdiandy Harianja.

Agung mengatakan alasan kakaknya melakukan hal tersebut karena merasa kecewa dengan penanganan polisi terkait kasus kematian ayahnya.

"Benar yang ada di video itu adalah abang saya. Abang saya ini merasa kecewa dengan penanganan penyidik Polres Tulang Bawang dalam penanganan kasus meninggalnya bapak kami, soalnya kemarin sudah diberikan teguran namun hingga saat ini nggak ada perkembangan lagi," kata dia, Sabtu (18/11/2023).

Disinggung soal perkembangan yang dimaksud, Agung menjelaskan bahwa pihak keluarga menduga pembunuh ayahnya lebih dari satu pelaku.

Baca juga: Mahasiswa FKIP Unja Kunjungi Kantor Tribun Jambi

"Sampai saat ini nggak kelanjutannya, nggak ada pelaku-pelaku baru yang ditangkap. Kami menduga pelaku pembunuhan ayah kami ini ada sekitar 3 sampai 4 orang," jelasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved