Manchester United

Jadon Sancho Dikeluarkan dari Grup WhatsApp Manchester United, Ulah Erik ten Hag?

Pemain sayap Manchester United, Jadon Sancho disebut-sebut telah dikeluarkan dari grup Whatsapp klub.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
instagram sancho
Pemain Manchester United, Jadon Sancho 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemain sayap Manchester United, Jadon Sancho disebut-sebut telah dikeluarkan dari grup Whatsapp klub.

Sancho mengawali musim dengan bermain selama 76 menit di tiga pertandingan pembuka Liga Premier Man United, namun sejak itu ia tidak lagi terlihat lagi.

Pemain internasional Inggris itu secara mengejutkan absen dari skuad untuk menghadapi Arsenal sebelum jeda internasional September.

Atas kondisi itu, pelatih kepala Erik ten Hag mengungkapkan bahwa dia tidak senang dengan tingkat latihan pemain tersebut.

Beberapa jam setelahnya, Sancho menolak klaim tersebut, dengan mengatakan bahwa dia telah dijadikan "kambing hitam", dan situasinya kini menemui jalan buntu.

Meski Ten Hag diduga siap mempertimbangkan untuk mengintegrasikan kembali Sancho dengan permintaan maaf, mantan bintang Borussia Dortmund itu menolak menerima tuntutan tersebut.

Setiap kali ditanya tentang Sancho, Ten Hag justru menggandakan pendiriannya dengan menegaskan bahwa tidak ada perubahan dan Sancho diketahui tidak akan berlatih bersama skuad senior.

Saat ini, pemain berusia 23 tahun tersebut diperkirakan akan meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer Januari, kemungkinan besar dengan status pinjaman.

Mengingat hal tersebut, tampaknya sangat tidak mungkin bahwa pertimbangan apa pun akan diberikan kepada penyerang untuk kembali ke tim utama sebelum pergantian tahun.

 

Baca juga: Prediksi Line Up AC Milan vs PSG di Liga Champions Malam Ini: Adu Skema menyerang

Baca juga: Sir Jim Ratcliffe tak Niat Gantikan Erik ten Hag sebagai Pelatih Manchester United

 

Menurut The Sun, Ten Hag telah melangkah lebih jauh untuk memperkuat pendiriannya dengan mengeluarkan Sancho dari grup Whatsapp klub.

Sancho diduga sekarang tidak lagi dalam posisi di mana dia melihat adanya diskusi atau perkembangan dalam skuad, yang selanjutnya menurunkannya dari urutan kekuasaan.

Meskipun Sancho diperkirakan mendapat minat dari luar negeri, sebuah laporan baru-baru ini menyebutkan bahwa ia lebih memilih untuk tetap di Liga Premier.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved