Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tebo

PT APN Absen Lagi saat Dipanggil Rapat Bahas Konflik Agraria dengan Masyarakat Tabir

PT Andika Permata Nusantara (APN) kembali tak hadir saat diundang DPRD Tebo untuk rapat membahas konflik agraria yang terjadi dengan masyarakat

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Herupitra
Wira Dani Damanik/Tribunjambi.com
- PT Andika Permata Nusantara (APN) kembali tak hadir saat diundang DPRD Tebo untuk rapat membahas konflik agraria yang terjadi dengan masyarakat di Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - PT Andika Permata Nusantara (APN) kembali tak hadir saat diundang DPRD Tebo untuk rapat membahas konflik agraria yang terjadi dengan masyarakat di Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo.

Sebelumnya, rapat telah dilakukan di tingkat kecamatan dan di rumah dinas Bupati Tebo. Pada rapat tersebut PT APN juga tidak hadir.

Kali ini, DPRD Tebo melakukan rapat dengar pendapat (RDP) menjawab permintaan masyarakat, namun PT APN tak hadir.

"PT APN selalu tidak mau hadir, sebelumnya juga sudah dilakukan rapat tapi tidak juga hadir," kata Ketua DPRD Tebo Mazlan saat memimpin RDP, Senin (6/11/2023).

Kemudian Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsu Rizal mengungkapkan bahwa begitu dirinya menerima surat usulan RDP, ia langsung meminta agar PT APN diundang.

Baca juga: Kades se-Kecamatan Muara Tabir Tolak PT APN yang Sebabkan Adanya Konflik Agraria

Baca juga: Edi Purwanto: DPRD Provinsi Jambi Sudah Membentuk Panitia Khusus Penyelesaian Konflik Agraria

Ia bahkan meminta agar Dinas Perkebunan Kabupaten Tebo untuk turut juga mengundang PT APN agar persoalan dengan masyarakat bisa clear.

"Saya sendiri sudah hubungi Anton bos PT APN, tapi tidak dibalas juga sampai sekarang. Kita ini negara berdaulat, jadi semua tidak boleh sesukanya saja," kata Iday.

Ia juga menyebutkan bahwa sejauh ini, PT APN yang belum memiliki kelengkapan izin untuk membangun perusahaan perkebunan di Tebo.

"Belum memiliki izin tapi sudah menyumbang masalah," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Muara Tabir yang hadir dalam RDP, menyebutkan pihaknya tidak tahu menahu adanya kehadiran PT APN.

"Saya dari Desa Sungai Jernih pak, sampai sekarang kami juga tidak tahu persoalan tetapi beberapa warga diperiksa di polda dengan dugaan pemalsuan surat dan penyerobotan lahan," katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, RDP di DPRD Tebo masih berlangsung.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kabar Gempa Hari Ini Senin 6 November 2023, BMKG: di Sulawesi Tenggara dengan Kedalaman 10 Km

Baca juga: Inter Milan Memiliki Rekor Tandang Terbaik di Eropa Musim ini, Real Madrid Tinggal

Baca juga: Jalan Rusak Parah, Ketua RT Sebut Keterbatasan Wewenang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved