Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 68, Nilai-nilai Hikayat Si Miskin

Kunci jawaban kelas 10 SMA mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka halaman 68 tentang Hikayat Si Miskin

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Bahasa Indonesia Kelas 10
Hikayat si Miskin 


TRIBUNJAMBI.COM - Kunci jawaban kelas 10 SMA mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka halaman 68.

Analisislah nilai-nilai yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin seperti contoh di atas.

Hikayat si Miskin
Hikayat si Miskin (Bahasa Indonesia Kelas 10)


Jawaban

Hikayat Si Miskin adalah salah satu karya sastra klasik Melayu yang berasal dari Sumatra. Hikayat ini mengisahkan tentang seorang raja yang diusir dari kerajaannya dan hidup sebagai orang miskin bersama istrinya. Setelah mengalami berbagai rintangan, akhirnya mereka kembali ke kerajaan dan hidup bahagia.

Berikut adalah analisis nilai-nilai yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin:

Nilai religius
Nilai religius yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin adalah kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini terlihat dari sikap Si Miskin dan istrinya yang selalu berdoa dan memohon pertolongan Tuhan dalam menghadapi berbagai kesulitan.

Nilai moral
Nilai moral yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin adalah sikap bijaksana, sabar, dan tawakal. Si Miskin dan istrinya selalu bersikap bijaksana dalam menghadapi berbagai masalah. Mereka juga selalu sabar dan tawakal dalam menjalani hidup mereka.

Nilai sosial
Nilai sosial yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin adalah sikap saling tolong-menolong. Si Miskin dan istrinya selalu membantu orang lain yang membutuhkan, tanpa memandang status sosial mereka.

Nilai budaya
Nilai budaya yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin adalah budaya hormat kepada orang tua. Si Miskin dan istrinya selalu menghormati orang tua mereka, meski mereka sudah hidup dalam kemiskinan.

Berikut adalah contoh kutipan teks yang mendukung nilai-nilai tersebut:

Nilai religius
Maka kata Si Miskin, “Diamlah tuan, jangan menangis! Kita ini adalah hamba Allah, kita harus sabar dan tawakal menghadapi segala cobaan.”
Nilai moral
Maka kata Si Miskin, “Jangan tuan bersedih hati, kita ini adalah hamba Allah, kita harus bersabar dan tabah menghadapi segala cobaan.”
Nilai sosial
Maka kata Si Miskin, “Marilah kita bantu orang tua ini, meski hanya dengan sedikit makanan.”
Nilai budaya
Maka kata Si Miskin, “Wahai ibu, janganlah tuan bersedih hati, kita ini adalah anak tuan, kita akan selalu berbakti kepada tuan.”
Nilai-nilai yang terkandung dalam Hikayat Si Miskin masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman bagi kita dalam menjalani hidup yang lebih baik.

 

Disclaimer

1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.

2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved