Berita Tanjab Barat

Aset Pemda Tanjab Barat Digunakan untuk Gudang Kelapa, Kadishub: Saya Tidak Pernah Beri Izin

Sebuah bangunan untuk bongkar muat atau hanggar milik Dinas Perhubungan Tanjab Barat dijadikan gudang kelapa.

Penulis: Sopianto | Editor: Herupitra
Sopianto/Tribunjambi.com
Aktivitas pekerja kelapa di hanggar milik Pemda Tanjab Barat ini sudah berlangsung selama tiga hari. 

TRIBUNJAMBI.COM,KUALATUNGKAL- Sebuah bangunan untuk bongkar muat atau hanggar milik Dinas Perhubungan Tanjab Barat dijadikan gudang kelapa.

Aktivitas di aset pemerintah daerah (Pemda) ini sudah berlangsung selama tiga hari.

Pantuan dilokasi Rabu (1/11/2023), terlihat para pekerja sedang mengupas sabut kelapa di hanggar itu. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Samsul Jauhari mengaku tidak mengetahui hal tersebut. 

"Sampai saat ini saya tidak pernah memberikan izin diluar dari bongkar muat di hanggar milik Dishub Tanjabbar," katanya.

Samsul mengaku, baru mengetahui kejadian itu pagi ini setelah melakukan apel di kantor yang bersebelahan dengan hanggar.

Baca juga: Wabup Tanjabbar Dipanggil Polda Jambi Soal Renovasi Rumdis, Hairan Sebut Gorengan Politik

Baca juga: Pemkab Tanjab Barat Buka Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi, Berikut 9 Jabatan yang Dibutuhkan

"Tadi pagi setelah apel saya lewat situ dan saya mampir saya tanya-tanyalah," ujarnya

Kadishub Tanjabbar itu mengaku sempat mempertanyakan kegiatan di hanggar tersebut kepada pekerja yang membersihkan.

Namun, semuanya mengaku tidak mengetahui akan hal itu.

"Ini punya siapa sejak kapan? Siapa yang berizin? Siapa yang bertangung jawab?," ungkapnya.

Ia menyebutkan, jika yang bekerja itu merupakan para buruh bongkar muat yang selama ini memang bekerja di area hanggar.

"Ya, mereka itu yang kerja di bongkar muat, tapi kenapa beralih jadi produksi kelapa (red, bersih - bersih)," ucapnya. 

Menurutnya, kegiatan dihanggar itu secara jelas menyalahi aturan dari peran dan fungsi hanggar itu sendiri. 

"Kalau gudang ya gudang, kalau hanggar itu fungsinya untuk bongkar muat dari kendaraan besar ke kendaraan kecil," katanya. 

Samsul mengaku, selama ini pihaknya menyerahkan hanggar itu ke kelompok pekerja bongkar muat yang ada untuk dikelola.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved