Profil dan Biodata Tokoh
Sosok Munarman, Mantan Sekum FPI yang Bebas dari Penjara Kasus Terorisme
Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman bebas dari penjara pada Senin pagi (30/10/2023).
TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman bebas dari penjara pada Senin pagi (30/10/2023).
Sekitar pukul 08.20 WIB, Munarman keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba.
"Terima kasih kepada teman-teman yang hari ini menjemput. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan, apa yang saya alami 2,5 tahun lalu tidak ada apa-apanya, kezaliman yang saya alami ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan saudara-saudara kita di Palestina," kata Munarman kepada simpatisannya.
Rakyat Palestina, kata dia, tidak hanya kehilangan kebebasan, tapi juga kehilangan segalanya.
"Karena itu, kita berikan dukungan kepada saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.
Sebagai informasi, Munarman sebelumnya merupakan terpidana kasus terorisme.
Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Munarman dengan hukuman penjara selama tiga tahun.
Baca juga: Heboh, Kompetisi Meracik Secangkir Teh Kayu Aro PTPN VI
Baca juga: Ada Masjid Raya Al Jabar di Parade Mobil Hias Pawai Taaruf STQH Tingkat Nasional di Jambi
Munarman dinilai terbukti melanggar Pasal 13 huruf c Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pasal ini berkaitan dengan tindak pidana menyembunyikan informasi terkait terorisme.
Munarman menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba. Selama berada di Lapas Salemba, Munarman dinilai kooperatif dan mengikuti semua kegiatan pembinaan yang ada di lapas tersebut.
Tidak terima dengan vonis itu, Munarman mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Akan tetapi, hukuman eks Sekum FPI itu diperbesar menjadi empat tahun penjara.
Ia pun kembali menempuh upaya hukum. Munarman mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan hukumannya dikurangi menjadi 3 tahun pada 28 November 2022.
Sosok Munarman
Munarman lahir di Palembang, Sumatera Selatan pada 16 September 1968.
Anak ke-6 dari 11 bersaudara, Munarman merupakan seorang anak laki-laki dari pasangan H. Hamid dan Ny. Nurjanah.
Diketahui, Munarman telah menikah dengan Ana Noviana pada tahun 1996 dan menetap di kampung halamannya, Palembang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.