Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen Jumat 27 Oktober 2023 - Menjadi Kuat karena Saling Terhubung
Bacaan ayat: Efesus 4:16 (BIMK) Di bawah pimpinan-Nya, semua anggota tubuh itu tersusun rapih, dan saling dihubungkan oleh sendi-sendinya
Renungan Harian Kristen Jumat 27 Oktober 2023 - Menjadi Kuat karena Saling Terhubung
Bacaan ayat: Efesus 4:16 (BIMK) Di bawah pimpinan-Nya, semua anggota tubuh itu tersusun rapih, dan saling dihubungkan oleh sendi-sendinya masing-masing. Dan kalau tiap-tiap anggota itu bekerja seperti yang seharusnya, maka seluruh tubuh itu akan bertumbuh menjadi dewasa dan kuat melalui kasih.
Oleh Pdt Feri Nugroho
"Iman itu urusan personal. Seseorang bisa baca Alkitab dan berdoa di rumah masing-masing, tanpa harus direpotkan untuk bertemu dengan yang lain. Apalagi di era kemajuan teknologi, bukankah dimanapun kita dapat membaca Alkitab dan berdoa?"
Pernyataan ini ada benarnya dan sering dinyatakan beberapa orang ketika mendapati dirinya menjadi tertuduh, karena jarang terlihat dalam kegiatan persekutuan.
Bisa jadi pengalaman buruk ketika di persekutuan telah menciptakan luka yang menganga lama, sehingga terus diingat dan berupaya menciptakan berbagai pembenaran berdasarkan paham yang sepenggal.
Ketika ditelusuri lebih jauh, perbedaan ternyata menjadi tempat yang paling rentan terjadinya persinggungan.
Padahal perbedaan itu kreasi dari Tuhan.
Pengajaran Paulus bagi jemaat penting untuk dikumandangkan kembali hari ini, ketika perbedaan dalam bentuk yang baru dipertajam untuk merendahkan yang lain.
Kala itu perbedaan menjadi tempat paling mudah terjadi permusuhan. Kebangsaan sebagai orang Yahudi dan Yunani, pernah menjadi sumber masalah dalam jemaat.
Pemujaan kelompok berdasarkan pengajarnya, juga pernah menjadi sumber perpecahan dalam jemaat.
Kali ini kepada jemaat di Efesus Paulus bersikap tegas, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."
Ini dasarnya, bahwa keselamatan dalam Yesus Kristus itu adalah kasih karunia Allah.
Sudah sewajarnya jika jemaat tidak hidup saling memecahkan diri meskipun memiliki karunia yang berbeda-beda.
Dalam perbedaan yang ada, justru diperlukan untuk saling menopang satu dengan yang lain.
Saling mengunggulkan, adalah sikap yang tidak terpuji; sebaliknya saling melayani menjadi ciri utama kehidupan iman Kristen.
Dalam hal ini, Paulus secara tersirat sedang memberikan nasihat bahwa ada ketergantungan antara satu jemaat dengan yang lain.
Sikap peduli harus dikembangkan dengan baik agar terbangun kebersamaan dalam persekutuan.
Memang sering tidak bisa dihindari, bahwa dalam persekutuan bisa terjadi persinggungan.
Namun itu tidak berarti persekutuan menjadi tidak penting. Justru dalam kerentanan akan persinggungan, segala hal perlu ditata sedemikian rupa secara apik dalam kesetaraan dan penghargaan.
Masing-masing perlu sadar bahwa apa yang dimilikinya adalah berkat dari Tuhan.
Dalam hal ini segala yang dimiliki dipakai untuk membangun kehidupan berjemaat dalam kebersamaan.
Saatnya menata hati untuk kembali pada maksud awal Allah ketika berinisiatif menyelamatkan.
Ia menghendaki persekutuan, bukan perseteruan. Menara hati dalam kedewasaan adalah sikap bijak.
Ada kalanya iman bertumbuh secara mandiri dalam doa dan pembacaan Alkitab pribadi.
Namun tidak boleh abaikan bahwa persekutuan menjadi baru uji bagi kedewasaan iman yang dimiliki. Roh Kudus akan menuntun. Amin
Renungan Kristen oleh Pdt Feri Nugroho, GKSBS Palembang Siloam
Harga Cabai di Kota Jambi Naik di Beberapa Pasar Rakyat |
![]() |
---|
Penyidikan Kasus Pembunuhan di Subang, Eksekutor Mengarah ke Yosef Hidayah |
![]() |
---|
Dinar Candy Batal Datang ke Polda Jambi untuk Klarifikasi Soal Dugaan Perselingkuhan dengan Ko Apex |
![]() |
---|
Disbunak Tebo Sebut Poktan Sumber Rejeki Dapat Dana Sarpras Senilai Rp2.3 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.