Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sutan Sjahrir, Sosok Perdana Menteri yang Jatuh Hati pada Putri Keraton Solo

Kendati demikian, hidup Sutan Sjahrir juga penuh dengan ironi. Sebab, kelak ia dipenjarakan oleh Bung Karno.

Tayang:
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
NET
Bung Karno dan Sutan Sjahrir 

TRIBUNJAMBI.COM - Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang terkesan membandingkan tokoh Sutan Sjahrir dengan Gibran Rakabuming Raka, sempat jadi sorotan.

Airlangga menyampaikan itu saat Rapimnas II Partai Golkar di Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023). Rapimnas itu memutuskan bahwa Partai Golkar mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres bagi Prabowo Subianto.

"Kenapa Partai Golkar berpikir anak muda? Kita punya sejarah, contohnya Sutan Sjahrir menjadi PM pertama sejak Indonesia diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta. Umur Sutan Sjahrir 36 tahun. Dan Sutan Sjahrir adalah Kepala Eksekutif atau kepala pemerintahan," kata Airlangga Sabtu lalu.

Lepas dari pro kontra tersebut, berikut Tribun sampaikan sekilas mengenai profil Sutan Sjahrir, mantan Perdana Menteri Indonesia.


Sutan Sjahrir yang kelak bergelar Bung Kecil, lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat pada 5 Maret 1909.

Ia aktif di pergerakan dan merupakan orang yang berpendidikan. Ia pernah menjadi mahasiswa hukum di Universitas Leiden, Belanda.

Saat di Belanda itulah, pada 1931 Sutan Sjahrir memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Saat Indonesia merdeka, Presiden Sukarno menunjuknya sebagai Perdana Menteri. Jadilah ia PM pertama dan termuda pada usia 36 tahun.

Kendati demikian, hidup Sutan Sjahrir juga penuh dengan ironi. Sebab, kelak ia dipenjarakan oleh Bung Karno. Namun, akhirnya Bung Karno pula yang memberi restu agar Sutan Sjahrir dimakamkan di taman makam pahlawan.

Sjahrir dan Bung Karno, pernah jatuh hati pada wanita yang sama, yaitu Gusti Noeroel. Ia adalah putri keraton Pura Mangkunagaran, Solo yang pernah menari di Belanda.

Dalam buku biografi, Gusti Noeroel Streven Naar Geluk (Mengejar Kebahagiaan),
Gusti Noeroel bercerita Sjahrir yang jatuh hati padanya.

Baca juga: Prabowo-Gibran Bakal Daftar ke KPU Jadi Capres-Cawapres di Pilpres 2024, Diantar Ketum Parpol KIM

"Diam-diam, ada seorang pria  lain yang juga mencoba mendekatiku, yang bukan dari bangsawan Jawa. Ia adalah Sutan Sjahrir."

 

Sjahrir kerap mengutus orang kepercayaanya ke Pura Mangkunagaran khusus mengantar hadiah juga surat kepada Gusti Noeroel.

Ironi kehidupan yang dialami Sjahrir selain dipenjara adalah Saat sakit menderanya sementara ia berstatus sebagai tahanan politik.

Baca juga: Cek Endra Minta Kader Golkar Jambi Rapatkan Barisan Menangkan Pasangan Prabowo-Gibran

Ketika itu pemerintah tak memberinya perawatan yang bagus. Hingga akhirnya ia diizinkan berobat di luar negeri setelah istrinya meminta izin pada Bung Karno. Sutan Sjahrir akhirnya mangkat di Rumah Sakit Kanton Spital, Zurich, Swiss, 9 April 1966.

 

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved