Danrem Gapu Temukan Asap Tebal saat Patroli di Perbatasan Tebo-Pekanbaru
Saat melakukan patroli di kawasan perbatasan Tebo, Pekanbaru, Danrem 042/Gapu menemukan asap tebal hingga menggangu jarak pandang.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat melakukan patroli di kawasan perbatasan Tebo, Pekanbaru, Danrem 042/Gapu menemukan asap tebal hingga menggangu jarak pandang.
Dikatakan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono menuturkan, pihaknya telah melakukan patroli karhutla di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Kabupaten Tebo Rabu (27/9/2023).
Tim patroli melakukan perjalanan lebih kurang dua jam dan menemukan beberapa titik asap yang cukup pekat dan menggangu jarak pandang.
"Kita pastikan itu merupakan kabut asap, namun dari patroli tersebut kami tidak melihat wilayah Jambi muncul sumber asap," ujarnya, Kamis (28/9/2023).
Kondisi tersebut secara tidak langsung juga berpengaruh dengan jarak pandang di udara, rata tidak sampai 5 km. Meski demikian kondisi tersebut sejauh ini tidak berpengaruh dengan penerbangan.
"Kami mencatat ada sebanyak 733.9 hektar lahan terbakar, Jika dibandingkan dengan peristiwa tahun 2019 ada 160.000 Hektar. Dibandingkan dengan hari ini tercatat hanya 0.6 persen dari kejadian pada tahun 2019," ujarnya.
"Dengan ini kami pastikan, untuk tahun ini Jambi bebas asap," sambungnya.
Danrem juga memastikan asap bukan bersumber dari wilayah Jambi, melainkan asap yang terbawa angin dari wilayah barat ataupun selatan dan wilayah utara.
Baca juga: Diselimuti Kabut Asap, Udara di Kabupaten Tanjab Timur Tidak Sehat
Baca juga: Akibat Kabut Asap Kualitas Udara di Jambi Tidak Sehat, Ini Gejala Awal ISPA
Baca juga: Jarak Pandang di Kota Jambi Hanya 900 Meter Akibat Asap Kiriman dari Sumsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Danrem-042Gapu-Pimpin-Pemadaman-Karhutla-di-Kumpeh.jpg)