Ajudan Kapolda Tewas di Rumah Dinas

Update Kasus Pengawal Pribadi Kapolda Kaltara Tewas Tertembak: Polisi Ungkap Isi Rekaman CCTV Rumdis

Rekaman CCTV rumah dinas Kapolda Kalimantan Utara menunjukkan Brigpol SH keluar masuk kamar sebelum ditemukan tewas tertembak.

Editor: Darwin Sijabat
Ist
Rekaman CCTV rumah dinas Kapolda Kalimantan Utara menunjukkan Brigpol SH keluar masuk kamar sebelum ditemukan tewas tertembak. 

TRIBUNJAMBI.COM - Rekaman CCTV rumah dinas Kapolda Kalimantan Utara menunjukkan Brigpol SH keluar masuk kamar sebelum ditemukan tewas tertembak.

Dia ditemukan meninggal dunia dengan bersimbah darah di dalam kamar pada Jumat, 22 Agustus 2023 lalu.

Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus kematian anggota Polri itu.

Brigadir SH merupakan pengawal pribadi Kapolda Kalimantan Utara Irjen Daniel Aditya Jaya.

Kabid Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Budi Rachmat mengungkapkan rekaman kamera pengawas atau CCTV di rumah dinas kapolda Kaltara.

Video rekaman yang diungkap itu terkait aktivitas Brigadir SH sebelum ditemukan tewas bersimbah darah.

Kombes Budi menuturkan, rekaman CCTV di rumah dinas Kapolda Kaltara memperlihatkan aktivitas korban BH sejak pagi hingga menjelang siang.

Baca juga: Ajudan Kapolda Kaltara Diduga Tewas Tertembak dari Jarak yang Sangat Dekat

Baca juga: Kapolri Minta Kematian Briptu SH Ajudan Kapolda Kaltara Diusut dengan SCI, Apa Itu?

Baca juga: Cara Jualan dan Beli Produk yang Aman di TribunJualBeli

Dari rekaman CCTV itu, tampak mendiang Brigpol SH terlihat keluar dan masuk kamar sebelum ditemukan tewas bersimbah darah.

Kemudian rekaman CCTV yang terletak di samping rumah dinas Kapolda Kaltara memperlihatkan adanya proyektil peluru yang keluar dari jendela kamar.

Menurut Kombes Budi, proyektil peluru tersebut keluar dari jendela kamar rumah dinas Kapolda Kaltara pada pukul 12.39 lewat 38 detik.

Namun, Budi menyebut, waktu pada rekaman CCTV itu memiliki durasi yang berbeda dengan waktu jam yang sebenarnya, yaitu selama 20 menit.

"Dalam kamar itu, mendiang hanya seorang diri tanpa ada orang lain berdasarkan rekaman CCTV,” kata Kombes Budi saat jumpa pers di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada Senin (26/9/2023).

“Tentunya nanti tim ahli akan menyampaikan juga karena rekaman CCTV akan kami kirimkan juga ke tim forensik dan ahli forensiklah nanti yang akan menyampaikan itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi meluruskan pernyataan sebelumnya yang menyebut bahwa kematian Brigadir Setyo Herlambang karena kelalaian korban.

Menurutnya, pernyataan tersebut adalah hanya asumsi awal.

Baca juga: Propam Polri Diminta Terbuka Soal Ajudan Pribadi Kapolda Kaltara Tewas Tertembak di Rumah Dinas

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved