Pria Berseragam Terekam Mencuri

Polsek Kota Baru dan Polda Jambi Buru Pencuri HP Pelajar SMA yang Berseragam PNS

Seorang pria menggunakan seragam pemerintahan terekam CCTV mencuri handphone milik pelajar SMA yang terlekat di dasbor motor saat terparkir di salah s

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Istimewa
Viral aksi pencurian diduga dilakukan oleh pegawai pemerintahan, beredar luas di media sosial Instagram. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang pria menggunakan seragam pemerintahan terekam CCTV mencuri handphone milik pelajar SMA yang terlekat di dasbor motor saat terparkir di salah satu warung di Pal 6 kecamatan, Kota Baru kota Jambi, Selasa (19/9/2023) pagi.

Menganggapi kejadian ini, Kapolsek Kota Baru Kompol Pamenan mengatakan, sampai saat ini pihak korban belum membuat laporan.

"Belum buat laporan, personil sudah menghubungi korban, namun korban masih sekolah saat ini, orang tuanya pun masih kerja, mudah-mudahan pelakunya dapat kita ungkap, tinggal tungguh pihak korbab melapor sore ini," kata Pamenan.

Lanjutnya, pihaknya akan berkordinasi dengan Resmob Polda Jambi untuk menangkap pelaku.

" Kami akan bekerjasama dengan Resmob untuk menangkap pelaku," ungkapnya.

Sebelumnya Irman paman korban menerangkan, pelajar tersebut ialah Edel pelajar SMA 6 kota Jambi. Saat kejadian dia tidak sengaja meletakkan handphone di dasbor motor honda vario saat mampir ke warung.

"Saat itu diok berangkat sekolah pagi kemarin pakai motor sayo dan mampir sebentar ke warung, cuma beberapa menit dak sadar HP diok udah dak ado lagi di dasbor," kata Irman paman korban," Rabu (20/9/2023).

Lanjutnya, setelah di cek CCTV warung tempat kejadian itu, barulah tahu bahwa handphone Edel sudah di curi dari dasbor motor honda vario oleh seorang pria yang menggunakan seragam seperti Pegawai Negeri Sipil.

Irman menambahkan, saat ini korban belum melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, tetapi pihak kepolisian sudah datang ke rumah hari ini. Alasan kenapa belum melaporkan kejadian ini karena orban sedang bersekolah dan orang tua korban sedang bekerja.

"Belum lapor masih sekolah ( korban), orang tuanya masih kerja mungkin abis ini baru lapor polisi, tapi tadi polisi sudah datang," ujarnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pendaftaran PPPK Guru dan Nakes di Tanjabtim Dibuka, Tersedia 246 Formasi

Baca juga: Pemerintah Tanjab Barat Siapkan 2 Persen Kuota PPPK untuk Penyandang Disabilitas

Baca juga: Dinas Sosial Tanjabbar Siapkan Bantuan Sandang Pangan Bagi Korban Bencana

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved