Pilpres 2024

Kantongi Dukungan 45 Persen di Parlemen, Prabowo Subianto Bakal Menang Pilpres 2024? Kata Pengamat

Pasca Partai Demokrat bergabung, Koalisi Indonesia Maju (KIM) makin percaya diri usung capres Prabowo Subianto.

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunnews
Kantongi dukungan 45 persen di parlemen, bisa jamin Prabowo Subianto menangi Pilpres 2024? 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasca Partai Demokrat bergabung, Koalisi Indonesia Maju (KIM) makin percaya diri usung capres Prabowo Subianto.

Parpol yang tergabung di koalisi ini yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PBB dan Partai Gelora.

Elite partai makin over confidence (percaya diri berlebih0 untuk menangi Pilpres 2024.

Mengingat dari berbagai survei, elektabilitas Prabowo Subianto cukup tinggi.

Namun pengamat politik berpandangan berbeda.

Menurut Direktur Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi, semakin banyak parpol pengusung tidak serta merta membuat Prabowo Subianto mudah menang di Pilpres 2024.

“Dalam kontestasi pilpres, tidak selalu linear antara kemenangan dengan jumlah banyaknya partai dalam koalisi,” kata Ari Junaedi kepada Kompas.com, Senin (18/9/2023).

Baca juga: 21 Kandidat Terjaring jadi Kapten Timnas AMIN, Najwa Shihab Tegas Menolak

Baca juga: Beda PPPK dan PNS - Status, Masa Kerja hingga Hak dan Kewajiban

Menurut Ari, semakin gemuk koalisi, justru semakin rumit membangun koordinasi antarpartai politik.

Baik itu menentukan cawapres hingga persiapan kampanye.

Karena setiap parpol punya kepentingan masing-masing

Parpol cenderung ingin memenangkan partai mereka sendiri, ketimbang capres-cawapres yang mereka dukung.

“Ego partai pasti ingin memenangkan partai, bukan sosok capres,” ujarnya.

dukungan massa partai politik tak selalu sejalan dengan kandidat capres-cawapres.

Artinya, meski suara koalisi besar dan beragam dari berbagai partai, belum tentu massa pendukungnya memilih capres-cawapres yang diusung koalisi tersebut.

“Hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) membuktikan kalau loyalitas kader partai tidak identik selalu memilih capres-cawapres yang diusung partainya,” kata Ari.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved