Berita Jambi

Curah Hujan Kurang, Pemprov Masih Berharap Bantuan KLHK Untuk Lakukan Hujan Buatan di Provinsi Jambi

Sebab, Provinsi Jambi masih dalam kategori daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikhususkan di lahan gambut.

Penulis: A Musawira | Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi/Musawira
Sudirman Sekda Provinsi Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekda Provinsi Jambi, Sudirman berharap Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bisa membantu untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan di Provinsi Jambi.

Sebab, Provinsi Jambi masih dalam kategori daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikhususkan di lahan gambut.

Apalagi saat ini prediksi BMKG puncak musim kemarau berada di September ini. Maka curah hujan akan nyaris tidak ada.

“TMC sudah tiga kali ya dilakukan di Provinsi Jambi. Pertama oleh WKS, BRGM dan ketiga BNPB. Jika diakumulasi, TMC ketiganya hampir menghabiskan 50 ton garam yang sudah ditaburkan,” beber Sudirman, Selasa (12/9/2023).

Dikatakan Sekda, pihaknya akan mengajukan kepada kementrian terkait untuk dilakukan TMC di Jambi. Menurutnya, untuk biaya TMC, tidak sedikit dan pemerintah daerah tidak mengalokasikan biaya TMC di APBD.

“Mudah-mudahan ada partisipasi dari swasta bisa membantu, karena sama-sama untuk mengamankan wilayah Jambi dari karhutla,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Fadli Sudria mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jambi, untuk meminta bantuan ke KLHK untuk melakukan TMC atau hujan buatan di Provinsi Jambi.

Mengenai hal ini Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah provinsi.

"Kita sangat mengapresiasi dan kita dorong langkah Pemerintah Provinsi meminta bantuan ke pusat," ujarnya, kemarin.

Fadli Sudria melanjutkan, yang penting tidak menggunakan uang APBD.

"Kita dorong, baik membuat hujan buatan, sewa helikopter karena memang dana APBD kita defisit," tutupnya.(caw/cde)

Baca juga: Ciptakan Hujan Buatan di Jambi, BMKG Sarankan TMC Dilakukan di Dasarian II September

Baca juga: Tingkat Kemudahan Lahan Terbakar Tinggi, BMKG Jambi Imbau Waspada Karhutla Hingga Dampak Asap

500 Sumur Bor

Sementara itu, untuk menanggulangi terjadinya karhutla, sebanyak 500 unit sumur bor dibuat yang tersebar di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dan Kabupaten Muaro Jambi.

Lokasi sumur bor tersebut masing-masing terbagi dalam Kecamatan Muara Kumpeh dan Kecamatan Sungai Gelam di Kabupaten Muaro Jambi.

Di Kabupaten Tanjabtim sumur bor tersebar di Kecamatan Muara Sabak Barat, Geragai dan Dendang. Dan, di Kabupaten Tanjabbar tersebar di Kecamatan Senyerang dan Kecamatan Bram Itam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved