Gempa Maroko

Update Gempa di Maroko: 2000 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Jumlah korban tewas dalam gempa Maroko yang dilaporkan pemerintah terus bertambah, terakhir dilaporkan jumlah korban jiwa yakni 2012 orang.

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Yt Kompas TV
Jumlah korban tewas dalam gempa Maroko yang dilaporkan pemerintah terus bertambah, terakhir dilaporkan jumlah korban jiwa yakni 2012 orang. 

TRIBUNJAMBI.COM - Jumlah korban tewas dalam gempa Maroko yang dilaporkan pemerintah terus bertambah, terakhir dilaporkan jumlah korban jiwa yakni 2012 orang.

Gempa tersebut terjadi pada Sabtu (9/9/2023) sekitar pukul 23.00 waktu setempat atau pada Minggu (10/9/2023) pukul 05.00 WIB.

Data korban akibat gempa tersebut terus diperbaharui seiring ditemukannya korban dalam bencana itu.

Kementerian Dalam Negeri Maroko pada melaporkan gempa tersebut telah menewaskan 2.012 orang. 

Korban tersebut terbanyak berada di Provinsi Haos, dengan jumlah 1293 orang.

Disamping itu, korban yang mengalami luka akibat gempa bumi tersebut dilaporkan mencapai ribuan orang.

Disebutkan jumlah penduduk yang terluka akibat gempa juga mencapai 2.000 orang lebih. 

Baca juga: Foto-foto Dampak Gempa di Maroko, 2000 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Baca juga: Update Gempa di Donggala Sulawesi Tengah: 3000 Warga Mengungsi, Dirikan Tenda Mandiri

Baca juga: Penjelasan BMKG Soal Gempa Bumi yang Guncang Donggal Sulteng: Ada Aktivitas Sesar Palu Koro

"Sedikitnya 2.012 orang dipastikan tewas, sementara 2.059 orang terluka, termasuk 1.404 orang dalam kondisi kritis," ungkap Kementerian Dalam Negeri Maroko dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP. 

Dari jumlah korban tewas tersebut, 1.293 di antaranya tercatat berada di Provinsi Al-Haouz sebagai pusat gempa, dan 452 orang di Provinsi Taroudant. 

Itu adalah dua daerah yang paling parah terkena dampak gempa. 

"Pihak berwenang masih mengerahkan pasukan untuk meningkatkan operasi penyelamatan dan mengevakuasi para korban," tambah pernyataan Kementerian tersebut dilansir dari Kompas.com.

Untuk diketahui bahwa gempa bumi tersebut bermagnitudo 6,8.

Sebelumnya diberitakan, Maroko diguncang gempa bermagnitudo 6,8 pada Jumat (8/9/2023) malam pukul 23.11 waktu setempat atau Sabtu (9/9/2023) pukul 05.11 WIB.

Update terbarunya, 632 orang dilaporkan tewas hingga Sabtu siang.

Baca juga: Gempa Hari Ini Minggu 10 September 2023 di Nias Selatan M 3,4

Gempa pada Sabtu, pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi, sekitar 71 kilometer barat daya Kota Marrakesh.

Tepatnya, pada kedalaman 18,5 kilometer.

Sekitar 19 menit sejak bencana berkekuatan besar ini mengguncang, gempa susulan kembali menerjang dengan magnitudo 4,9.

Dari data sementara, ratusan orang tewas di Marrakesh dan beberapa daerah di sekitarnya.

Korban tersebar di wilayah Kotamadya al-Haouz, Marrakesh, Ouarzazate, Azilal, Chichaoua, dan Taroudant.

Tim penyelamat juga dilaporkan mengalami kesulitan untuk mencapai daerah yang terkena dampak paling parah akibat jalan-jalan yang rusak.

Tak Ada Korban WNI

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha menyampaikan, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa magnitudo 6,8 di Maroko.

Informasi tersebut diterima dari KBRI Rabat yang telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas Indonesia.

"Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya korban WNI," kata Judha kepada wartawan, Sabtu (9/9/2023).

Judha menyampaikan, delegasi Indonesia di Marakesh yang mengikuti The 10th International Conference on UNESCO Global Geoparks 2023 juga terpantau aman.

Saat ini, ada sekitar 500 WNI yang menetap di Maroko.

"KBRI Rabat akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak mengenai kemungkinan adanya WNI terdampak," ucap Judha.

Judha mengimbau masyarakat menghubungi nomor KBRI Maroko jika terjadi kendala.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Ini Sosok yang Diharapkan Wakil Bupati Merangin Menjadi Penjabat Bupati Merangin

Baca juga: Muncul Nama AHY jadi Cawapres Ganjar, 5 Nama Didiskusikan Parpol Pengusung

Baca juga: Sinopsis A Time Called You Episode 2, Kumpulkan Air Mataku

Baca juga: HUT Partai Demokrat Ke 22, H Mashuri : Demokrat Jambi Harus Rebut Kembali Kejayaan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved