ATJ Sosialisasi Penggunaan Kartu Simpangbara Mobile, Ini Manfaat Kartunya
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM - Penggunaan kartu Simpangbara Mobile terus dilakukan Asosiasi Transportir Batubara Jambi (ATJ).
Jumat (4/8/2023), Asosiasi Transportir Batubara Jambi menggelar sosialisasi yang dipimpin Ketua ATJ, Karyadi.
Sosialisasi yang dihadiri Laskar Pemuda Jambi Kota Seberang itu, digelar di markas ATJ yang terletak di bilangan Mayang, Kota Jambi.
Dalam sosialiasi tersebut, kata Juru Bicara ATJ Jefri Bintara Pardede, pihaknya menjelaskan tentang penerapan kartu Simpangbara Mobile.
Menurut Jefri, banyak sopir angkutan batubara yang belum memahami kartu Simpangbara Mobile ini. Sebab, ada iuran sebesar Rp 5 ribu.
"Iuran ini bukan diambil dari sopir tapi diambil dari pemilik tambang. Teknisnya, sopir yang mengisi deposit di kartu Simpangbara Mobile itu," ia menjelaskan.
Dalam sosialisasi itu dijelaskan keutamaan kartu Simpangbara Mobile, yakni:
1. Memantau keberadaan armada serta mengetahui trafik kendaraan.
2. Mengetahui situasi jalan, cuaca dan jumlah armada yang berada di jalan.
3. Mengetahui perbuatan sopir di jalan, dan dapat melacak sopir yang sering membuat pelanggaran di jalan.
4. Adil dalam biaya jasa karena siapa yang paling banyak menggunakan jalan dan jasa, dia yang membayar lebih banyak.
5. 500 satgas dan relawan yang bertugas dapat terpantau serta bekerja secara terukur.
Selain itu, juga dijelaskan tentang kegunaan iuran jasa sebesar Rp 5 ribu per ton, yaitu:
1. Membayar sistem aplikasi, para relawan atau petugas, serta pengurus terkait.
2. Pembagian CSR untuk setiap desa yang dilalui, sekitar Rp5 juta per desa.
3. Untuk sewa alat berat yang akan ditempatkan di 3 titik (Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Batanghari) agar bila terjadi gawat darurat dapat dieksekusi secepat mungkin (estimasi dalam satu jam sesuai anjuran Komisi VII DPR RI).
4. Biaya santunan korban kecelakaan, biaya koordinasi antara lembaga, serta biaya pelatihan dan biaya upgrade sistem.
5. Sisanya, semua akan digunakan untuk perbaikan jalan dan bahu jalan yang dilalui angkutan batu bara yang saat ini kondisinya semua kritis.
Ia berharap semua pihak mendukung program ATJ ini.
"Jika program ini bisa terlaksana dengan baik tentunya akan berdampak kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakat ke depan," pungkasnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: 2.600 Kendaraan Angkutan Batubara Belum Lakukan Mutasi Pelat ke BH
Baca juga: Produksi Batubara Menurun, Pemkab Genjot Sektor Pertanian Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Batanghari
Baca juga: Masih Ditemukan Angkutan Batubara ODOL, Dishub Provinsi Jambi Ingatkan Sopir dan Transportir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/KARYADI-HAFIZ.jpg)