Berita Kota Jambi
Waspada Kebakaran Saat Kemarau, 33 Rumah di Kota Jambi Terbakar Kerugian Capai Rp 1 Miliar
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi telah terjadi dua kali kebakaran.
Terakhir, kebakaran di Kelurahan Legok terjadi di RT 08 dan RT 03 menelan 33 bangunan rumah dari 38 KK dan berdampak terhadap 126 jiwa.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis (27/7/2023) pukul 08.44 Wib tersebut menelan kerugian hingga Rp 1 Milyar. Dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Sebelumnya, Kebarkan di Kelurahan ini terjadi di Lorong Kampung Baru, RT 30, pada Rabu (05/07/2023) pukul 03.38 Wib.
Sebanyak 7 unit rumah ludes dilalap api, pada insiden kebakaran ini.
Dalam kejadian ini satu orang mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan dan satu orang lagi mengalami sesak nafas.
Wakil Wali Kota Jambi Maulana, mengatakan memasuki musim kemarau, kebakaran menjadi sesuatu yang harus diwaspadai di Kota Jambi, apa lagi di daerah rawan kebakaran seperti Kelurahan Legok.
"Potensi kebakaran memang menjadi hal yang harus kita waspadai di musim kemarau ini," ujarnya Jumat (28/7/2023).
Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com Kelurahan Legok, Kota Jambi merupakan kawasan padat penduduk dengan bangunan yang terbuat dari kayu cukup mendominasi.
Selain itu, Jalan yang sempit menjadi kendala utama dalam memadamkan api di kawasan tersebut.
Ditambah lagi, banyaknya warga yang memarkirkan kendaraan di jalan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas damkar.
Sementara itu, sepanjang semester pertama 2023 jumlah peristiwa kebakaran di Kota Jambi mencapai 58 kasus.
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan kasus kebakaran tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang hanya 65 kasus.
“Kalau kita lihat angka tahun lalu, tentu cukup banyak di tahun ini,” sebutnya.
Lanjut Mustari, mengatakan berbagai penyebab turut mempengaruhi kasus kebakaran di Kota Jambi. Seperti, korsleting listri, colokan kipas angin dan dispenser yang tak dilepas, hingga lainnya.
“Maka dari itu, kita harap masyarakat Kota Jambi dapat memperhatikan hal ini. Terus mengecek kondisi rumah jika bepergian,” terangnya.
Dari puluhan kasus kebakaran tersebut, 24 di antaranya merupakan kebakaran rumah, satu sekolah, satu ruko, dua gudang, tiga bengkel, satu restoran, dua kios, satu kandang ternak, tiga kendaraan, lima pohon, dan 15 lainnya.
Wali Kota Angkat Bicara
Banyaknya kebakaran akhir-akhir ini membuat Wali Kota Jambi Syarif Fasha angkat bicara.
Fasha menghimbau kepada warga untuk lebih waspada selama musim kemarau tahun ini.
Apa lagi tahun ini, musim kemarau disertai El Nino yang membuat udara lebih panas dan kering.
"Kondisi ini membuat kita harus lebih waspada dan hati-hati, " ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan untuk memastikan aliran listrik, gas dan kompor dalam kondisi mati saat meninggalkan rumah.
"Jadikan kejadian ini pelajaran untuk kita semua, jangan lengang lagi, kita wajib untuk waspada," katanya.
"Mudah-mudahan tidak ada kebakaran lagi di Jambi khususnya Legok, apa lagi bulan ini sudah dua kali kebakaran di Legok ini," katanya.
Berdasarkan data BMKG Provinsi Jambi, Juli 2023 merupakan puncak kemarau di Kota Jambi.
Dimana kemarau tahun ini diperparah dengan adanya El Nino sehingga membuat udara menjadi lebih panas dan kering.
Jamar, Prakirawan Cuaca BMKG Provinsi Jambi menjelaskan dampak El Nino sendiri sudah mulai dirasakan sejak Juni 2023 di mana saat itu sudah memasukan awal musim kemarau, namun puncaknya di bulan Juli 2023.
"Di Juni kemarin El Nino Nya masih lemah, di Juli ini semakin kuat, ujarnya.
Pemkot Tawarkan Rusun
Melihat padatnya pemukiman di Kelurahan Legok, di tambah lagi masih banyak rumah non permanen yang terbuat dari kayu, pemerintah Kota Jambi pernah menawarkan untuk di buatkan Rumah Susun (rusun) bagi warga legok.
Namun, Fasha mengatakan penawaran tersebut kurang mendapatkan respon positif dari warga.
"Sudah kita tawarkan pembagunan rusun untuk warga Legok ini namun warga kurang respon, mungkin karena belum terbiasa yang masih nyaman mengunakan rumah kayu, yang merupakan rumah tradisional masyakat Jambi," ujarnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google news
Baca juga: Dikabarkan Telah Bertunangan, Ternyata ini Barisan yang Disebut-sebut Mantan Lucinta Luna
Baca juga: UEFA Menghukum Chelsea dengan Denda karena Pelanggaran Keuangan
Baca juga: Akan Ada Demo, Ponpes Al Zaytun Milik Panji Gumilang Dikelilingi Kawat Berduri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kebakaran-di-Kelurahan-Legok-Jambi-6.jpg)