Pemkot Siapkan Bantuan untuk Bangun Rumah, Angka Kebakaran 2023 di Kota Jambi Meningkat

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyiapkan bantuan pembangunan rumah bagi warga korban kebakaran di Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/M Yon Rinaldi
Wali kota Jambi Syarif Fasha saat meninjau lokasi kebakaran, Jumat (29/7/2023). 

"Potensi kebakaran memang menjadi hal yang harus kita waspadai di musim kemarau ini," ujarnya Jumat (28/7).

Dari pantauan Tribun, Kelurahan Legok, Kota Jambi merupakan kawasan padat penduduk dengan bangunan yang terbuat dari kayu cukup mendominasi.

Selain itu, jalan yang sempit menjadi kendala utama dalam memadamkan api di kawasan tersebut. Ditambah lagi, banyaknya warga yang memarkirkan kendaraan di jalan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas damkar.

Sementara itu, sepanjang semester pertama 2023 jumlah peristiwa kebakaran di Kota Jambi mencapai 58 kasus.

Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan kasus kebakaran tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang hanya 65 kasus.

“Kalau kita lihat angka tahun lalu, tentu cukup banyak di tahun ini,” sebutnya.

Lanjut Mustari, berbagai penyebab turut mempengaruhi kasus kebakaran di Kota Jambi. Seperti, korsleting listrik, colokan kipas angin dan dispenser yang tak dilepas, hingga lainnya.

“Maka dari itu, kita harap masyarakat Kota Jambi dapat memperhatikan hal ini. Terus mengecek kondisi rumah jika bepergian,” terangnya.

Dari puluhan kasus kebakaran tersebut, 24 di antaranya merupakan kebakaran rumah, satu sekolah, satu ruko, dua gudang, tiga bengkel, satu restoran, dua kios, satu kandang ternak, tiga kendaraan, lima pohon, dan 15 lainnya.(cay)

Juli El Nino Makin Menguat

BANYAKNYA kebakaran akhir-akhir ini membuat Wali Kota Jambi Syarif Fasha angkat bicara.

Fasha mengimbau kepada warga untuk lebih waspada selama musim kemarau tahun ini. Apa lagi tahun ini, musim kemarau disertai El Nino yang membuat udara lebih panas dan kering.

"Kondisi ini membuat kita harus lebih waspada dan hati-hati, " ujarnya. Seperti memastikan aliran listrik, gas dan kompor dalam kondisi mati saat meninggalkan rumah.

"Jadikan kejadian ini pelajaran untuk kita semua, jangan lengah lagi, kita wajib untuk waspada," katanya.

"Mudah-mudahan tidak ada kebakaran lagi di Jambi khususnya Legok, apa lagi bulan ini sudah dua kali kebakaran di Legok ini," katanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved