Soal Kabel Semrawut, Ini Penjelasan Dinas Perkim Kabupaten Batanghari
Dinas Perkim Kabupaten Batanghari telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN Muara Bulian untuk menata kabel yang semrawut.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Dinas Pemukiman Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Batanghari telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN Muara Bulian.
Hal tersebut, terkait dengan kabel semrawut yang berada di beberapa wilayah di Muara Bulian. Seperti pada Taman Tapa Malenggang dan Pedestarian di depan Kantor Bupati Batanghari.
Kabel-kabel tersebut mengurangi keindahan wajah Kabupaten Batanghari, yang mana beberapa kabel terlihat sudah kendur dan menumpuk.
"Untuk kabel, khususnya di bangunan Pedestarian dan Tapa Malenggang. Alhamdulillah kita sudah koordinasi dengan PLN cabang Bulian," ujar Kepala Dinas Perkim Kabupaten Batanghari, Somad, Jumat (21/7/2023).
Somad mengatakan, untuk pihak PLN sendiri pihaknya telah berkoordinasi. Dan PLN bersedia untuk merapikan beberapa kabel yang memang milik PLN Muara Bulian.
"Prinsipnya mereka siap, terutama kalau ada kabel yang kendur atau memang lentur akan diupayakan pengencangan kabel," ujarnya.
Namun, Somad mengatakan beberapa kabel yang berada di Taman Tapa Malenggang dan Pedestarian didepan Kantor Bupati Batanghari tidak hanya milik PLN. Dimana sebagian merupakan kabel telpon, Indihome dan kabel Telkom.
Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak tersebut dan akan menyurati dalam waktu dekat.
Sementara itu, khusus untuk kabel dan tiang milik PLN. Somad mengatakan jika dirapikan, perlu dikoordinasikan dengan Dinas PUTR Kabupaten Batanghari. Dimana lokasi tiang tersebut, berada persis ditengah Pedestarian yang ada didepan Kantor Bupati Batanghari.
"Mungkin yang di Pedestarian didepan Kantor Bupati, karena tiang PLN ditengah pedestarian. PLN siap bongkar, tapi ini butuh biaya. Kami akan koordinasi dengan PUTR, masih ada lanjut pembangunan atau tidak. Kalau di Tapa Malenggang itu kebanyakan yang mengganggu itu kabel Telkom, WiFi dan lainnya," jelas Somad.
Ia berharap, pihak terkait dapat merapikan kabel-kabel yang Khususnya berada ditengah kota. Agar tidak mengurangi keindahan estetika kota.
"Kita akan bersurat, minum dirapikan lah dalam artian tidak semrawut. Inikan objek wisata sehingga tidak menggangu," pungkasnya.
Baca juga: Kemenag Batanghari Imbau Keluarga Tak Jemput Jamaah Haji di Asrama Jambi
Baca juga: Warga di Mersam Batanghari Diserang Beruang, Ini Kata BKSDA Jambi
Baca juga: Jadwal Kepulangan Haji Batanghari, Terbagi dalam 3 Kloter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kabel-Semrawut-di-Kota-Jambi.jpg)