DPRD Provinsi Jambi
Raden Fauzi: Minta Pemprov Jambi Hadir dan Tegas Selesaikan Masalah Warga Teluk Raya dan PT FPIL
Anggota DPRD Provinsi Jambi minta Pemerintah Provinsi Jambi hadir dan tegas menyikapi persoalan masyarakat Desa Teluk Raya,Dusun Pematang Bedaro Kecam
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota DPRD Provinsi Jambi minta Pemerintah Provinsi Jambi hadir dan tegas menyikapi persoalan masyarakat Desa Teluk Raya,Dusun Pematang Bedaro Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi memblokir jalan utama PT FPIL, Kamis (20/7/2023).
Aksi pemblokiran jalan tersebut, karena masyarakat setempat memiliki konflik yang sudah berlarut-larut antara perusahaan PT FPIL. Dan masalah ini harus nya diselesaikan oleh pemerintah.
Menurut Ketua Fraksi Partai PKS di DPRD Provinsi Jambi, Raden Fauzi mengatakan, Pemerintah dipilih oleh rakyat adalah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan oleh masyarakat, kemudian dimana posisi pemerintah sekarang dengan kondisi masyarakat seperti ini.
"Kita minta Pemerintah hadir dan tegas turun mencari solusi. Apalagi persoalan ini sudah terjadi puluhan tahun, menurut versi masyarakat setempat , mereka menuntut perusahaan mengolah lahannya di luar HGU. Persoalan ini lah mestinya pemerintah untuk hadir," kata Raden Fauzi, Jumat (21/7/2023).
Raden Fauzi juga mencontohkan, waktu pemblokiran jalan di kawasan Kemingking berhari-hari tidak dibubarkan secara paksa, saat itu gubernur hadir mencarikan solusi, akhirnya masyarakat membubarkan diri.
Baca juga: Soal Kerusuhan di Gerbang Perusahaan, PT FPIL Serahkan Proses Hukum ke Aparat Berwajib
Baca juga: Vonis Mati Ayah Bunuh Anak Kandung, Terdakwa dan JPU Sama-sama Banding
Sekarang jadi pertanyaan kenapa masalah dengan perusahaan sawit sekarang sudah demo berhari-hari, dimana pemerintah tidak hadir sehingga terjadi pembubaran paksa.
Ini adalah menjadi cambuk bagi pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini. Masalah ini tidak hanya antara masyarakat dengan FPIL dan Sakean dan maslah lainnya.
"Kita khawatir masalah ini jika dibiarkan, bagaikan menyimpan api di dalam sekam, dan suatu saat akan besar untuk Provinsi Jambi. Kita minta pemerintah turun menyelesaikan masalah ini, sehingga permasalahan ini tidak lagi terjadi baik itu di sakean dan masalah lainnya," tutupnya. (Tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Sinopsis King The Land Episode 11, Misteri Ibu Go Won Terungkap
Baca juga: Berita KKB Papua Hari Ini, Kondisi Terkini Pilot Susi Air yang Disandera Kelompok Egianus Kogoya
Baca juga: Jambi Night Market Kembali Buka, Destinasi Wisata Kuliner yang Viral di Kota Jambi
Baca juga: Gegara Bertemu Prabowo Subianto, 3 Kader PDIP Dipanggil, Mulai Politisi Senior Hingga Anak Presiden
Denise Chariesta Ngamuk ke Uya Kuya karena Cuma Dikasih Rp 5 Juta untuk Beli Mobil Alphard: Pelit Lo |
![]() |
---|
Vonis Mati Ayah Bunuh Anak Kandung, Terdakwa dan JPU Sama-sama Banding |
![]() |
---|
17 Hari Blokir Jalan PT FPIL, 29 Warga Desa Teluk Raya Muaro Jambi Dibawa ke Polda, Kini Dipulangkan |
![]() |
---|
Konflik Lahan PT FPIL vs Warga Teluk Raya Muaro Jambi Sudah Menahun, Terbaru Warga Blokir Jalan Lagi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.