Connie Kaget Lihat Panji Gumilang Bikin Kapal 70 Meter di Galangan Milik Al Zaytun Sendiri

Connie kaget mendengarnya. Kemudian ia membuat pesan terbuka di aplikasi WhatsApp. Panji Gumilang ingin menamai kapalnya dengan nama...

Editor: Duanto AS
Tangkap Layar YouTube Al Zaytun Official
Penampakan saat Syekh Panji Gumilang, pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun memamerkan galangan kapal megah miliknya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pondok Pesantren Al Zaytun dan Panji Gumilang masih menjadi bahasan hangat berbagai tokoh, kali.

Aktivitas Pondok Pesantren Al Zaytun kembali menuai sorotan setelah menghadirkan tokoh lintas agama, pengamat militer, hingga aktivis pro-Israel di acara peringatan 1 Syuro 1445 Hijriah, Rabu (19/7) lalu.

Kali ini soal kapal puluhan meter yang tengah dibangun di galangan kapan milik Ponpes Al Zaytun sendiri.

Meski Panji Gumilang sedang berperkara, sejumlah tokoh tetap datang memenuhi undangan pengasuh Ponpes Al Zaytun itu.

Satu di antara yang ikut hadir di acara 1 Syuro di Ponpes Al Zaytun itu adalah akademisi yang juga analis pertahanan, militer, dan hubungan internasional, Dr Connie Rahakundini Bakrie.

Pengamat pertahanan Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie.
Pengamat pertahanan Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie. (Kompas.com)

Kepada Tribunnews, Connie menceritakan awal mula mengapa dia bisa hadir dan memberikan pidato dalam Peringatan 1 Syuro 1445 di Masjid Rahmatan Lil 'Alamin Al Zaytun Indramayu pada Rabu (19/7) lalu.

Connie mengatakan sebelum kunjungannya ke Al Zaytun, ia tidak mengenal pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang mengingat ia bukan kalangan dari pesantren.

Beberapa waktu sebelumnya, ia mendengar bahwa Panji Gumilang ingin menamai nama kapalnya dengan namanya.

Connie mengaku kaget mendengar hal tersebut.

Kemudian ia membuat pesan terbuka di aplikasi WhatsApp.

Dalam pesan tersebut, kata Connie, ia mengucapkan terima kasih kepada Panji Gumilang dan memintanya tidak menamai kapal miliknya dengan namanya.

Hal tersebut, kata Connie, karena masih banyak nama tokoh yang lebih layak dari dirinya untuk dijadikan nama kapal tersebut.

Masih pada pesan tersebut, Connie mendukung apabila Al Zaytun membuat galangan kapal karena menurutnya membuat kapal adalah keahlian yang harus dimiliki bangsa Indonesia.

Sejarah surutnya galangan kapal di Indonesia 

Dukungan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari posisinya saat ini sebagai Penasihat Ahli ANRI Bidang Arsip Kemaritiman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved