Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen 9 Juli 2023 - Diperbaharui dalam Pergumulan

Renungan Harian Kristen 9 Juli 2023 - Diperbaharui dalam Pergumulan Bacaan ayat: Kejadian 32:28 (TB) Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebut

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Renungan Harian Kristen 9 Juli 2023 - Diperbaharui dalam Pergumulan

Bacaan ayat: Kejadian 32:28 (TB) Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pergumulan dapat dimengerti sebagai pergulatan. Jika pergumulan terkait dengan kehidupan maka pergumulan dapat dimaknai sebagai hal-hal yang berpotensi menciptakan luka, trauma, salah berkeputusan dan pergulatan dalam batin.

Dapat divisualisasikan secara sederhana, seorang yang sedang mengalami pergumulan, dalam batinnya terjadi pergolakan dan peperangan untuk mengambil pilihan keputusan.

Rasa takut, benci dan kasih bergulat untuk menentukan apa yang akan dimenangkan!

Inilah yang dialami Yakub ketika ia melarikan diri dari Esau, kakaknya. Suatu ketika, ia telah berhasil mengambil hak kesulungan dengan semangkok kacang merah.

Ditambah lagi, dengan dukungan ibunya, ia menipu ayahnya untuk memperoleh berkat kesulungan dengan menyamar sebagai Esau, kakaknya. Alhasil, Esau sadar dan berupaya untuk membunuhnya. Yakub harus melarikan diri.

Puluhan tahun berlalu, tidak membuat penyelesaian terhadap pergumulan tersebut.

Dan saat perdamaian itu tiba, ia berupaya meredakan kemarahan Esau dengan memberikan banyak pemberian harta yang dimilikinya.

Bahkan, pergumulan yang berat tersebut membuatnya berstrategi dengan membiarkan para hamba, istri dan anaknya terlebih dahulu menjumpai Esau, sementara ia berada ditempat paling belakang dalam arak-arakan. Ia bersembunyi dalam kesendirian.

Dalam kesendiriannya, Allah hadir. Seorang laki-laki bergulat dengannya dan ia menang.

Ia diubah namanya menjadi Israel. Yakub, yang awalnya seorang penipu, berubah menjadi Israel: tentara Allah.

"Yakub itu Gue banget...!"

Mungkin kalimat ini yang terbersit dalam benak kita! Berbagai-bagai pengalaman buruk dan tidak menyenangkan telah dialami, menciptakan kebencian, kemarahan, kegalauan, ketakutan, kecemasan, dan lain-lain.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved