Tingkatkan Akurasi Data Peserta JKN, Pemkot Sungai Penuh Ingatkan Dinsos Proaktif Perbarui DTKS
Diselenggarakannya kegiatan forum komunikasi dengan pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu mempermudah koordinasi dengan instansi yang terkait
TRIBUNJAMBI.COM - BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo menggelar kegiatan Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama Tahap I Kota Sungai Penuh guna memastikan penyelenggaraan Program JKN terselenggara dengan baik, termasuk memantau peningkatan kualitas pelayanan kesehatan terhadap peserta JKN, Rabu (10/5/2023).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo Asfurina menyampaikan, diselenggarakannya kegiatan forum komunikasi dengan pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu mempermudah koordinasi dengan instansi yang terkait dalam menyelesaikan kendala-kendala operasional di lapangan dalam implementasi Program JKN di Kota Sungai Penuh.
“Forum komunikasi dengan para pemangku kepentingan ini juga menjadi sarana untuk mencapai komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program JKN di Kota Sungai Penuh demi tercapainya solusi serta memitigasi risiko potensial terjadi. Tidak hanya itu, terwujudnya partisipasi Pemerintah Daerah dalam memantau sosialisasi keberhasilan implementasi Program JKN, dan mengevaluasi fasilitas kesehatan serta pelayanan peserta Program JKN tanpa diskriminasi,” katanya.
Asfurina berharap dukungan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk bersama mengupayakan agar setiap masyarakat kota Sungai Penuh seluruhnya memiliki jaminan kesehatan dengan terdaftar sebagai peserta JKN yang aktif sehingga Peserta JKN dapat memanfaatkan layanan kesehatan kapan saja bahkan saat kondisi darurat.
“Kami dari BPJS Kesehatan siap mendukung upaya dari Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan keaktifan Peserta JKN di wilayah Kota Sungai Penuh sehingga nantinya tidak ada muncul kendala ketika masyarakat yang telah menjadi peserta dalam mengakses layanan kesehatan karena status kepesertaanya tidak aktif. Diharapkan semua dapat berobat kapanpun dan dimanapun,” ujarnya.
Pada forum yang sama, Wali Kota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir juga menyampaikan bahwa dukungan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam penyelenggaraan Program JKN di Kota Sungai Penuh terus diberikan.
Salah satunya dengan mengarahkan kepada Dinas Sosial agar tetap terus melakukan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bagi masyarakat agar tepat sasaran dan sesuai, dan pengalokasian anggaran oleh Dinas Kesehatan sesuai kemampuan Pemerintah Daerah Kota Sungai Penuh untuk segmen PBPU dan BP Pemda.
“Diharapkan kepada Dinas Sosial untuk dapat terus melakukan update data masyarakat yang dapat dimasukkan ke dalam DTKS sehingga membuka peluang juga kepesertanya aktif dan terdaftar sebagai peserta aktif segmen PBI JK. Kita upayakan terus agar masyarakat yang sekiranya memang berhak, terdata pada DTKS dan menjadi peserta PBI,” kata Ahmadi.
Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2022 dan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh Koperasi dan UMKM bahwa diimbau kepada Dinas Koperasi dan UMKM tingkat provinsi/kabupaten/kota untuk mendorong Koperasi dan UMKM menjadi peserta JKN.
Dalam hal tersebut, tentunya Pemerintah Kota Sungai Penuh akan menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan akan menyasar segmen dari segi UMKM.
“Terkait sasaran dari kategori UMKM, diharapkan agar dari BPJS Kesehatan menampilkan data UMKM tersebut sehingga bersama kita bisa menyisirnya agar terwujudnya validitas data sesuai segmen pada masyarakat Kota Sungai Penuh,” katanya.
Sebagai informasi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja Kota Sungai Penuh (DPMPTSPTK), Kepala Dinas Sosial Kota Sungai Penuh, Kepala Dinas Bakeuda Kota Sungai Penuh, Kepala Bappeda Kota Sungai Penuh, Kepala Dinas Dukcapil Kota Sungai Penuh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Sungai Penuh serta Ketua DPRD tingkat II Kota Sungai Penuh.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Ada BPJS Kesehatan, Herman Tidak Perlu Jual Kebun untuk Biayai Pengobatan Istrinya
Baca juga: BPJS Kesehatan Launching UHC Kabupaten Batanghari
Baca juga: Rutin Kunjungi Pasien JKN, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan di Rumah Sakit tak Terkendala
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/BPJS-Kesehatan-Bungo-Forum-Komunikasi.jpg)