Berita Jambi

TikTokers Kerinci Jambi Sempat Sebut HP Hilang, Popo Barbie Sengaja Unggah Videonya sama Patung?

TikTokers asal Kerinci Jambi, Popo Barbie ditetapkan sebagai tersangka, buntut video tak senonohnya dengan patung ang beredar di media sosial.

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase Tribunjambi.com
Popo Berbie klarifikasi setelah videonya viral. Terbaru beredar foto Popo ditangkap Polres Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM - TikTokers asal Kerinci Jambi, Popo Barbie ditetapkan sebagai tersangka, buntut video tak senonohnya dengan patung ang beredar di media sosial.

Satreskrim Polres Kerinci menjerat Popo Barbie dengan Undangt-undang Pornografi dan UU ITE, dalam hal ini setiap orang yang membuat menyebarluaskan gambar atau video yang bermuatan pornografi, kemudian tanpa hak mendistribusikan.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Kerinci Edi Mardi saat ini tersangka ditahan di Polres Kerinci.

"Kita sudah melakukan penyelidikan, tersangka kita amankan dan dibawa ke Polres Kerinci," kata Edi Mardi.

Edi Mardi menyebutkan, dari hasil pemeriksaan tersangka sengaja membuat video tersebut dengan iPhone. Setelah itu dikirim ke HP Vivo dibuat status selama 24 jam.

"Karena followers menurun, untuk menambah followers harus dilakukan biar viral," kata Kasat mengatakan alasan dari Popo Barbie membuat video tersebut.

"Tersangka kita sangkakan undang-undang pornografi dan ITE, dengan ancaman 6 tahun dengan denda Rp 1 miliar," uang Kasat.

Baca juga: Ini Alasan TikToker Popo Barbie Membuat Video Tak Senonoh Bersama Patung

Baca juga: Profil dan Biodata Popo Berbie, TikTokers Kerinci Jambi yang Viral Karena Videonya dengan Patung

Terkait kasus yang menjerat dirinya, Popo Barbie menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kerinci, termasuk juga kepada keluarganya.

"Untuk keluarga juga, saya minta maaf atas kejadian ini, saya sangat menyesal atas perbuatan ini," kata Popo Barbie saat konfrensi pers pengungkapan kasus Polres Kerinci, Senin (3/7/2023).

Popo Berbie juga mengaku membuat video atau konten tersebut dalam keadaan sadar.

Adapun alasan Popo Barbie membuat video atau konten tak senonoh tersebut adalah untuk mendapatkan followers dan viewers yang banyak, serta berbagai macam endorse.

"Itu saya lakukan karena faktor ekonomi, banyak cicilan yang harus dibayar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Popo Barbie mengatakan ia baru satu kali membuat video atau konten asusila, lalu diunggah ke media sosial atau status WhatsApp.

"Dulu pernah tapi waktu Live, dalam keadaan tidak sengaja dan tidak sadar. Pada saat itu saya sedang sakit," ujarnya.

Popo Berbie klarifikasi setelah videonya dengan patung viral.
Popo Berbie klarifikasi setelah videonya dengan patung viral. (Kolase Tribunjambi.com)

Baca juga: Transportasi Bus Trans Siginjai Kurang Diminati Warga, Ini Penjelasan Dinas Perhubungan Jambi

Baca juga: Mantan ART Tidak Menyangka Si Kembar Rihana RIhani Bisa Menipu Hingga Puluhan Miliar 

Sebelumnya, sebelum ditangkap Popo Barbie sempat menyampaikan klarifikasinya terkait video asusila itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved