Berita Tanjab Timur

Abrasi di Dusun Pandan Ulu Tak Direspon Pemkab Tanjabtim Jambi

Puluhan Tahun Dusun Pandan Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi alami abrasi parah.

Penulis: anas al hakim | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Anas Alhakim
Puluhan Tahun Dusun Pandan Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi alami abrasi parah. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Puluhan Tahun Dusun Pandan Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi alami abrasi parah.

Namun pemerintah setempat tak merespon dan seolah tak peduli dengan apa yang terjadi di dusun tersebut.

Akibatnya, lahan pemukiman warga terus terkikis hingga 10 meter. Sehingga mengancam rumah penduduk yang tinggal di tepian sungai lagan. Kondisi ini terus terjadi dan makin parah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Puluhan Tahun Dusun Pandan Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi alami abrasi parah.
Puluhan Tahun Dusun Pandan Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi alami abrasi parah. (Tribunjambi.com/Anas Alhakim)

Dalam kesempatan ini, Kades Lagan Ulu M. Zia saat dikonfirmasi mengatakan kejadian alam seperti ini, yang jelas sangat berdampak karena banyak pemukiman warga di pinggir bantaran sungai.

Sudah puluhan tahun hal ini terjadi, namum pemerintah belum ada upaya untuk memberikan solusi atau antisifasi tehadap peristiwa alam tersebut.

"Kami berharap ada upaya dari pemerintah, karena sekarang ini abrasinya sudah lumayan mengikis ke depan rumah warga, dan ini sangat mebahayakan jika hal ini terus dibiarkan,"ujarnya, Selasa (4/7/2023).

Baca juga: Dewi Perssik Akhirnya Berdamai dengan Ketua RT Pasca Ribut karena Sapi Kurban: Saling Memaafkan

Baca juga: Beredar Video 2 Buaya Muncul di Bawah Jembatan Teluk Dawan Tanjabtim jambi

Menurut M. Zia, memang ada beberapa Dusun yang memang pemukiman warganya berada di pinggiran sungai. Seperti Dusun sepakat indah, Panda ilir, Padan ulu sampai ke Dusun Sungai Rabuh.

"Semoga kedepannya ada solusi dari pemerintah setempat, karena ini menyangkut beberpa Dusun yang tinggal di pinggir bantaran sungai,"pungkasnya.

Hingga saat ini, belum ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Dan jarak yang sudah terkikis hampir 10 meter, satu jembatan penyebrangan milik wargpun sudah ikut tergerus oleh air sungai. (Tribunjambi.com/Anas Alhakim)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Beredar Video 2 Buaya Muncul di Bawah Jembatan Teluk Dawan Tanjabtim jambi

Baca juga: 4 Terdakwa Kasus Suap Ketok Palu RAPBD Jambi Sampaikan Pledio

Baca juga: Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Asal Batanghari Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved