Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pembunuhan Pasutri di Sumsel

Ini Identitas Empat Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Pasutri di Sumsel

Polisi akhirnya berhasil membekuk para pelaku perampokan dan pembunuhan pasutri di Desa Nunggal Sari, Sumatera Selatan.

Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Tiga pelaku pembunuhan yang menewaskan pasangan suami istri di Pulau Rimau Banyuasin dituntut hukuman mati, Selasa (27/6/2023). 

"Untuk satu lagi terdakwa dengan inisial MRA (16) terlebih dahulu sudah putus. Majelis hakim memutuskan 5 tahun penjara dari tuntutan 10 tahun. Persidangannya lebih cepat, karena terdakwa MRA ini merupakan anak di bawah umur," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasutri Sunardi dan istrinya Sri Hartani ditemukan tewas di dalam rumah mereka yang berada di Desa Nunggal Sari Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin.

Dari kejadian tersebut, kelima pelaku yakni Kevin harus ditembak mati karena berupaya melawan polisi ketika akan ditangkap. Sedangkan empat lagi, terlebih dahulu ditangkap.

Sebelumnya pasangan suami istri (pasutri) di Pulau Rimau Banyuasin dibunuh kawanan perampok. Keduanya dijerat dan diinjak hingga tewas.

Pasangan bernama Sunardi dan Srinati itu dibunuh lima pelaku, salah satunya masih berusia di bawah umur.

Keduanya tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Rabu (12/10/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa perampokan dan pembunuhan itu terjadi di Jalur 15 Desa Nunggal Sari, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kades Nunggal Sari Sunarna, adik korban mengaku mendapatkan informasi bila kakaknya tersebut diketahui meninggal sekitar Pukul 08.00.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, ia kemudian meminta bantuan agar sopir sang kakak dapat melihat kondisi di rumah tersebut.

"Saat sopir kakak ini datang, dipanggil tidak ada sautan. Ditelepon juga begitu, istri kakak juga ditelepon tidak ada sautan. Makanya, sopir kakak ini curiga," kata Sunarna.

Fakta pembunuhan pasutri di Pulau Rimau Banyuasin, pelaku pembunuhan lima orang. Korban dirampok dijerat dan diinjak hingga tewas. Petugas saat mengevakuasi jenazah korban Sunardi dan istrinya Surnati, Rabu (12/10/2023).
Fakta pembunuhan pasutri di Pulau Rimau Banyuasin, pelaku pembunuhan lima orang. Korban dirampok dijerat dan diinjak hingga tewas. Petugas saat mengevakuasi jenazah korban Sunardi dan istrinya Surnati, Rabu (12/10/2023). (DOK TRIBUN SUMSEL)

Setelah meminta bantuan warga, akhirnya sang sopir berhasil masuk rumah, dan ternyata korban dan istrinya ditemukan sudah tewas dalam kondisi mengenaskan. Tangan dan kaki terikat, serta wajah korban dipenuhi bekas luka bacokan.

Dari situ, langsung dilaporkan ke pihak terkait dan juga kepolisian. Warga yang mengetahui hal itu, juga berdatangan untuk melihat langsung kejadian yang membuat gempar warga Nunggal Sari.

"Karena saya masih di jalan setelah pelatihan, jadi hanya dapat informasi saja. Tetapi, dari informasi, barang berharga baik itu isi warung, emas istri kakak, ponsel dan barang lainnya habis dibawa pelaku," ungkapnya.

Menurut Sunarna, pihak keluarga pastinya sangat syok dengan kejadian ini. Dia berharap polisi dapat menangkap para pelaku yang sudah menghabisi nyawa kakaknya.

Fakta pembunuhan pasutri di Pulau Rimau Banyuasin, pelaku pembunuhan lima orang. Korban dirampok dijerat dan diinjak hingga tewas. Petugas saat mengevakuasi jenazah korban Sunardi dan istrinya Surnati, Rabu (12/10/2023).

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved