Cabai Paling Cepat Habis, Pemkot Jambi Launching Gerakan Pasar Murah

Pemerintah Kota Jambi launching gerakan pasar murah di Kota Jambi, Senin (26/6). Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan launching ini hanya

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi.com/Yon Rinaldi
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengecek sejumlah pangan yang dijual pada Gerakan Pasar Murah di Kota Jambi, Senin (26/6). Kegiatan ini berlokasi di Tugu Keris Siginjai Sakti. TRIBUN JAMBI/YON RINALDI 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi launching gerakan pasar murah di Kota Jambi, Senin (26/6). Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan launching ini hanya simbolisasi saja untuk gerakannya sendiri akan terus berjalan.

"Gerakan ini cukup bagus ya, untuk itu gerakan baru ini harus terus berjalan," katanya.

Lebih lanjut Maulana mengatakan, dalam mewujudkan gerakan pasar murah ini perlu melibatkan semua stakeholder yang ada di Jambi.

Mulai dari kelompok produsen hingga kelompok tani dengan memberikan bantuan mulai dari pupuk hingga bibit.

"Kemudian memastikan distribusinya harus tersedia dengan baik," ujar Maulana.

Tidak hanya itu pemerintah juga memberikan banyak pengetahuan untuk melakukan pengolahan bahan pangan agar pengolahan lebih baik dan tahan lama.

"Hal ini supaya produknya bisa meningkat dan mengembangkan urban farming dengan kelompok anak-anak muda milenial," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan kegiatan ini merupakan suatu gerakan bahwa ketersediaan pangan adalah hal yang penting.

"Karena juga gerakan ini melibatkan banyak pihak dalam waktu yang lama," katanya.

Maulana juga menaruh perhatian penting terhadap komoditi cabai, dimana komoditi ini menjadi penyumbang inflasi di Jambi.

"Tahun lalu itu inflasi kita tinggi disebabkan oleh cabai ini," pungkasnya. Dalam gerakan ini Maulana mengecek langsung ketersediaan pangan murah selama acara. Mulai dari harga beras, daging, sayur hingga cabai.

"Ternyata cabai cepat habis," ujarnya.

"Untuk harga cabai kita subsidi saat ini," timpalnya.

 

Kendalikan Harga Jelang Idul Adha

PEMERINTAH Provinsi Jambi kendalikan harga sembako di pasaran agar tidak mengalami kenaikan jelang Idul Adha.

Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan pihaknya mengintervensi sejumlah pasar yang menjadi penilaian inflasi yaitu Pasar Baru Talang Banjar, Pasar Angso Duo dan Pasar Kabupaten Bungo.

“Minggu ini kita lakukan intervensi, dengan mengadakan Gerakan Pangan Murah program dari Badan Pangan Nasional secara serentak,” katanya, Senin (26/6).

Di Provisni Jambi kata dia ada beberapa kabupaten yang akan melakukan launching secara serentak gerakan pangan murah pada Senin kemarin.

“Kita berharap dengan gerakan pangan murah bisa mengantisipasi untuk terjadinya lonjakan harga menjelang Idul Adha,” ujarnya.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga secara rutin rapat koordinasi terkait kenaikan harga. Menurutnya jelang Idul Adha ini memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama daging sapi.

Komoditi lain pada Mei kemarin harganya sudah turun untuk cabai merah dan rawit.

“Memasuki Juni ini sudah naik sekitar Rp20 ribu dan Mei kemarin sempat Rp16 ribu per kilogram,” pungkasnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved