Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 17 Juni 2023 - Diciptakan Baru dalam Kristus Yesus
Bacaan ayat: 2 Korintus 5:17 (TB) Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah
Renungan Harian Kristen 17 Juni 2023 - Diciptakan Baru dalam Kristus Yesus
Bacaan ayat: 2 Korintus 5:17 (TB) Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Ketika dinyatakan untuk melakukan tindakan kasih dalam hidup, alasan klasik yang dikemukakan saat kesulitan melakukan adalah merasa masih manusia sehingga tidak bisa melakukannya.
Komentar umum yang bersliweran, "Maklumlah, masih manusia. Sewajarnya jika egois itu bercokol. Tidak ada yang sempurna. Apalagi pernah memiliki pengalaman tersakiti atau disakiti. Hati pasti terluka dan perlu waktu untuk sembuh."
Inilah alasan paling logis, paling umum dan paling masif dilakukan hampir setiap orang.
Akibatnya, kegagalan dalam berbuat kasih akan dimaklumi, perjuangan untuk berbuat kasih menjadi kendor, bahkan untuk beberapa orang kasih dinilai terlalu mulia dan ideal sehingga tidak mungkin dilakukan oleh kaum awam dalam hal iman.
Inilah jebakan paling lembut dari si jahat, sehingga seseorang tetap bertahan hidup dalam ketidakbenaran meskipun ritual ibadah tetap dilakukan.
Paulus, berabad-abad silam telah menemukan kunci untuk mengatasi hal tersebut.
Berhadapan dengan kehidupan umat yang tidak berbeda dengan pada umumnya masyarakat yang berlaku jahat, meskipun telah menyatakan diri sebagai orang Kristen, ia membuat rumusan iman yang brilian ketika menulis, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."
Tulisan ini menjadi rumusan iman yang cerdas untuk membangun dan memahami identitas diri sebagai yang berbeda dari orang-orang pada umumnya.
Selama ini kehidupan beriman hanya diwarnai dengan kesibukan untuk melakukan ritual ibadah dan perjuangan untuk berlaku baik dalam kebersamaan.
Apa hasilnya? Gagal dan gagal. Jika pun berhasil hanya sesaat berlaku dan tenggelam dalam perjuangan yang semakin berat. Hidup beriman menjadi terasa terjal dan berbatu.
Seakan menjadi perjalanan menanjak yang tiada akhir. Hidup beriman hanya menjadi beban yang semakin hari semakin berat pikulannya.
Itu sebabnya diperlukan paham yang benar tentang jati diri dan identitas yang disandang ketika seseorang menjadi Kristen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/2122021-berdoa.jpg)