Polemik Angkutan Batubara Ikut Berdampak pada Penjualan Truk di Jambi

Masalah aktivitas angkutan batu bara di Jambi masih belum terurai , kondisi tersebut cukup berdampak pada penjualan kendaraan unit truk di Jambi.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Jambi termasuk menjadi satu dari wilayah yang paling penting bagi Mitsubishi Fuso. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Masalah aktivitas angkutan batu bara di Jambi masih belum terurai , kondisi tersebut cukup berdampak pada penjualan kendaraan unit truk di Jambi.

Dikatakan Burhanuddin Cheng, Branch Manager PT. Dipo Internasional Pahala Otomotif Jambi, untuk pemasaran kendaraan canter mitsubishi sudah terbilang menguasai market leader dengan persentase 84 persen tahun lalu. 

Namun kalo untuk unit dengan varian Medium Duty Truck (MDT) memang dulu kita belum terlalu banyak main di segmen ini. 

Namun seiring angkutan batu bara semakin booming pada tahun lalu kondisi tersebut juga berdampak baik pada penjualan unit jenis tadi. 

"Pada bulan April kemarin sudah di angka 43 persen, dari rata rata penjualan di Dipo Jambi sudah old semua 400 unit dari yang kita targetkan," ujarnya. 

"Namun memang karena sekarang persoalan batubara lagi sulit dan ada masalah, jadi kita sedikit tersendat di sana. Tapi kalau berbicara tahun lalu memang luar biasa," tandasnya.

Baca juga: Pantau Mobilitas Angkutan Batu Bara, Aplikasi Simpang Bara Dikelola Swasta

Baca juga: Aktivitas Disetop Polda Jambi, Tak Ada Truk Batubara Parkir di Terminal Muara Bulian

Baca juga: Tingginya Potensi Pertambangan dan Perkebunan Jambi, Berdampak Baik Pada Penjualan Unit Truk

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved