Berita unik
Keunikan dari Suku Mundari, Sapi adalah Segalanya, hingga Mandi Menggunakan Urin Sapi
Suku Mundari percaya bahwa keramas dengan urin sapi dapat membuat rambut mereka berubah menjadi merah dan mencegah penyakit kulit.
Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
TRIBUNJAMBI.COM - Sudan Selatan memiliki suku yang unik dan menarik, dikenal sebagai Suku Mundari.
Salah satu hal yang membedakan suku ini adalah keistimewaan mereka terhadap sapi.
Dalam kehidupan sehari-hari, suku Mundari menghubungkan diri mereka dengan sapi dan menganggapnya sebagai simbol kekayaan, status, dan kehidupan mereka.
Baru-baru ini, seorang peneliti bernama Joe Hattab membagikan tayangan menarik tentang kehidupan suku Mundari di Sudan Selatan melalui kanal YouTube-nya.
Video tersebut mengungkapkan betapa pentingnya peran sapi dalam kehidupan sehari-hari suku ini.
Salah satu kebiasaan yang paling mencolok adalah ritual "keramas" dengan urin sapi.
Suku Mundari percaya bahwa keramas dengan urin sapi dapat membuat rambut mereka berubah menjadi merah dan mencegah penyakit kulit.
Mandi dengan urin sapi diyakini memiliki efek desinfektan alami yang melindungi kulit mereka.
Selain itu, suku Mundari juga memiliki kebiasaan menghisap susu segar langsung dari sapi atau kambing.
Bagi mereka, susu sapi adalah sumber nutrisi penting dan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Setiap aspek dari sapi dimanfaatkan oleh suku Mundari.
Baca juga: Warga Batanghari Buka Kembali Jalan untuk Angkutan Batubara dengan Syarat Ini
Baca juga: Petani Pinang di Tanjabtim Keluhkan Harga Jual Belum Normal
Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Sikap Kepala Dinas Pendidikan Tak Hadiri Peresmian SMAN 12
Mereka memanfaatkan kotoran sapi sebagai sumber energi dan pupuk alami.
Para lelaki di suku ini bahkan menggunakan kotoran sapi yang dibakar sebagai bedak, yang diyakini melindungi mereka dari gigitan nyamuk dan memberikan efek desinfektan alami pada kulit.
Suku Mundari memiliki sistem yang terorganisir dengan baik dalam pemeliharaan dan beternak sapi.
Mereka menggunakan drum untuk memberi tahu seluruh kelompok suku kapan saatnya untuk menggembalakan atau merawat ternak sapi mereka.
Pohon Pisang Unik Tandan Tiga di Sumsel |
![]() |
---|
Kisah Cinta Berlabuh di Pelaminan dengan Mahar Beras 50 Kg |
![]() |
---|
Muslim di Xinjiang China Menghilang, Joe Hattab: Masjid Ditutup Tidak Ada yang Mau Bicara |
![]() |
---|
Hubungkan Diri dengan Sapi, Setiap Hari Suku Mundari Mandi dengan Urin Sapi |
![]() |
---|
Harga Air Mineral ini Tembus Ratusan Juta per Botol |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.