Pilpres 2024

Anies Baswedan Bicara Tentang Prabowo Subianto Hingga Ganjar Pranowo: Patriot, Tegas dan Pemberani

Anies Baswedan berbicara tentang sosok Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/Kolase Tribun Jambi
Anies Baswedan berbicara tentang sosok Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

TRIBUNJAMBI.COM - Anies Baswedan berbicara tentang sosok Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurutnya bahwa Menteri Pertahanan itu sebagai sosok yang tegas dan pemberani dalam menghadapi berbagai situasi.

Untuk diketahui bahwa kedua tokoh itu digadang-gadang akan bertarung di Pilpres 2024 mendatang.

Persepsi publik yang dikuatkan oleh aksi saling serang para "buzzer" di media sosial, menganggap ketiganya saling berseberangan dan tak memiliki hubungan baik.

Hal ini terbantah lewat pernyataan Anies Baswedan saat wawancara dengan motivator Merry Riana.

Pada kesempatan itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan penilaiannya tentang sosok Prabowo Subianto.

"Seorang patriot, seorang pejuang yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk menjaga kedaulatan Indonesia," ucapnya.

Anies menambahkan, Prabowo mampu menjaga komitmen tersebut sejak menjadi prajurit hingga berada pada posisi sebagai Menteri Pertahanan saat ini.

Baca juga: Sosok Presiden Jokowi di Mata Anies Baswedan: Menginspirasi, Berdedikasi, dan Berkomitmen

Baca juga: Kata Panglima TNI Soal 4 Pekerja yang Dikabarkan Disandera KKB Papua: Warga Menuntut Hutang

"Dari mulai menjadi prajurit sampai sekarang menjadi Menteri Pertahanan," kata Anies.

Dalam cuitan yang diposting bersamaan dengan video podcast tersebut, Anies mengaku bersyukur bisa mengenal sosok-sosok hebat itu, mulai dari Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Bersyukur sekali bisa mengenal pribadi-pribadi ini dari dekat dan berkesempatan untuk belajar dari semua," ucapnya.

Terkait pesaing beratnya, Ganjar Pranowo, menurut Anies sebagai Gubernur yang sangat concern terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat Jawa Tengah (Jateng).

Ia juga menyampaikan bahwa Ganjar Pranowo adalah teman lamanya semasa di bangku kuliah.

"Seorang gubernur yang memikirkan masyarakat Jawa Tengah dan teman lama," jelas Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menjelaskan bahwa pada masa kuliah, ia dan Ganjar lulus dari kampus yang sama, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun, Ganjar merupakan angkatan atas, ia lebih senior tiga tahun di atas Anies.

Kendati demikian, keduanya sempat berinteraksi di kampus bergengsi yang banyak menghasilkan orang hebat itu, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita sama-sama kuliah di Gadjah Mada, beliau tiga tahun di atas saya secara angkatan, tapi sempat berinteraksi di sana dan (ia) orang baik," kata Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan juga memuji Presiden Jokowi.

Baca juga: AHY Paling Berpeluang Dampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024

Anies Baswedan menilai Jokowi sebagai tokoh yang menginspirasi, karena dedikasi dan komitmennya dalam bekerja tergolong luar biasa.

Prabowo puji Ganjar dan Anies Baswedan

Sama seperti Anies Baswedan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pun pernah melontarkan pujian terhadap dua calon lawannya di Pilpres.

Ketika itu Prabowo mengatakan Ganjar dan Anies merupakan putra terbaik bangsa Indonesia.

"Kita sudah lihat sekarang mungkin pasangan yang dicalonkan Mas Ganjar Pranowo dan Mas Anies. Mereka putra terbaik Indonesia," kata Prabowo di hadapan para purnawirawan TNI dan Polri di Yogyakarta, Rabu (3/5/2023).

Prabowo mengatakan dirinya memiliki hubungan baik dengan Ganjar dan Anies. Dia mengatakan Ganjar dan Anies merupakan teman baiknya.

"Saya kenal mereka, mereka adalah teman baik saya," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali memastikan mantap maju sebagai capres.

Prabowo pun mengajak Ganjar dan Anies tidak tegang menghadapi kontestasi.

Selain itu, Prabowo mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga kerukunan menjelang Pilpres 2024.

Dia berharap tak ada lagi saling menghujat satu sama lain karena berbeda pandangan politik.

Presiden Jokowi Menurut Anies Baswedan

Presiden Joko Widodo disebut sebagai sosok yang dapat dijadikan inspirasi bagi banyak orang, berdedikasi dan berkomitmen.

Sehingga hal itu termasuk Bakal Calon Presiden (Capres) Anies Rasyid Baswedan atau akrab disapa Anies Baswedan.

Baca juga: Jika Prabowo Subianto Capres, Maka Cawapres Wajib Cak Imin Sesuai Perjanjian Koalisi

Hal ini ia sampaikan dalam video podcast YouTube channel Motivator Merry Riana pada 3 bulan lalu, namun ia posting di akun Twitter miliknya @aniesbaswedan pada Senin (15/5/2023) kemarin.

Anies Baswedan menilai Jokowi sebagai tokoh yang menginspirasi, karena dedikasi dan komitmennya dalam bekerja tergolong luar biasa.

"Seorang yang bisa menjadi inspirasi, dedikasi dalam bekerja yang luar biasa, komitmen untuk delivery atas apa yang dikerjakan sangat tinggi," jelas Anies Baswedan, dalam video tersebut.

Sosok Jokowi juga membuktikan bahwa siapapun dapat memiliki kesempatan yang sama dam bermimpin untuk menggapai cita-cita setinggi mungkin di negara yang menganut sistem demokrasi ini.

"Yang kemudian juga menjadi inspirasi dan bukti bahwa demokrasi di republik ini memberikan kesempatan kepada siapa saja," tegas Anies Baswedan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan bahwa adanya Jokowi menunjukkan bahwa seorang anak yang berasal dari keluarga sederhana pun dapat memiliki kesempatan untuk memimpin kota bahkan suatu negara seperti Indonesia.

"Bagaimana seorang anak dari keluarga sederhana berkesempatan untuk memimpin kota, berkesempatan untuk memimpin provinsi, dan kemudian berkesempatan untuk memimpin sebuah negara," papar Anies.

Oleh karena itu, akademisi satu ini menekankan bahwa jika negara ini tidak mengadopsi prinsip demokrasi, maka tidak akan ada kesempatan bagi masyarakat biasa untuk memiliki impian tinggi.

"Bila kita tidak mengadopsi prinsip demokrasi, tapi mempertahankan aristrokasi, maka orang biasa-biasa saja tidak bisa," tutur Anies.

Anies kembali menegaskan bahwa hingga saat ini, banyak negara yang masih menganut sistem bahwa jika ingin mencapai sesuatu yang tinggi, termasuk memimpin suatu negara, maka 'harus menjadi keturunan dari seseorang yang pernah berkuasa maupun terpandang' terlebih dahulu.

"Dan banyak negara tetangga kita, 'harus menjadi anak seseorang' untuk bisa berada di posisi itu," papar Anies.

Namun dengan adanya sosok Presiden saat ini, maka siapapun kini dapat bermimpi setinggi-tingginya.

"Pak Jokowi jadi inspirasi," pungkas Anies.

Dalam cuitan yang diposting bersamaan dengan video podcast tersebut, Anies mengaku bersyukur bisa mengenal sosok- sosok hebat itu, mulai dari Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Bersyukur sekali bisa mengenal pribadi-pribadi ini dari dekar dan berkesempatan untuk belajar dari semua," pungkas Anies.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Sinopsis Cell, Tayang 16 Mei 2023 di Bioskop Trans TV

Baca juga: Gregoria Mariska Tunjung Gandakan Keunggulan Indonesia 3-0 atas Jerman di Sudirman Cup 2023

Baca juga: Ari Wibowo Sakit Hati dengan Inge Anugrah Karena Image Baiknya Dirusak: Kesalahan ini Fatal!

Baca juga: Menuju ke Sungai Gelam, Presiden Jokowi dan Rombongan Lalui Jalan Rusak

Artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved