Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kasus Mutilasi

Husen Mutilasi dan Cor Semen Bos Galon di Semarang, PBB: Dia Bukan Otak Pembunuhan

M Husen (28) diduga bukan pelaku utama pembunuhan dan mutilasi Irwan Hutagalung (53).Dugaan itu disampaikan Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB).

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jateng
M Husen (28) diduga bukan pelaku utama pembunuhan dan mutilasi Irwan Hutagalung (53).Dugaan itu disampaikan Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Semarang. 

TRIBUNJAMBI.COM - M Husen (28) diduga bukan pelaku utama pembunuhan dan mutilasi Irwan Hutagalung (53).

Dugaan itu disampaikan Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Semarang.

Seperti diketahui Irwan ditemukan mayatnya dalam kondisi termutilasi menjadi empat.

Tidak hanya dimutilasi, korban juga dicor semen.

Saat ini polisi telah menangkap pelaku pembunuhan.

Namun PBB Kota Semarang menduga bahwa M Husen bukanlah otak pembunuhan tersebut.

PBB punya alasan sendiri mengapa Husen bukan pelaku utama pembunuhan.

PBB pun minta usut tuntas kematian bos galon Irwan Hutagalung yang dibunuh secara sadis dengan dicor semen di rukonya Jalan Mulawarman Raya Tembalang Semarang.

Baca juga: Alasan Nyeleneh Pelaku Mutilasi di Semarang Curi Rp 7 Juta Hingga Open BO: Kurangi Beban Pikiran

Baca juga: KPK Tak Percaya Kadinkes Lampung Hanya Miliki Harta Rp 2 M, Reihana akan Dipanggil Lagi Pekan Depan

Divisi Hukum PBB Kota Semarang, Michael Velando menuturkan pihak keluarga korban telah memberikan amanah kepada PBB untuk mengawal perkara itu hingga tuntas.

Berdasarkan informasi yang diterimanya korban tinggal di kios itu selama tiga tahun dan selama melakoni usaha gas dan galon.

"Info yang kami dapatkan almarhum telah bercerai dengan istrinya," jelasnya,Rabu (10/5/2023).

Pihaknya meyakini bahwa Husen merupakan pelaku dalam pembunuhan berencana itu.

Namun berdasarkan informasi yang diterimanya, Husen bukanlah otak dari pembunuhan.

"Kami mengapresiasi Polrestabes Semarang telah menangkap pelaku bernama Husen. Tapi kami duga husen bukan otak dari pembunuhan itu. Informasi yang kami terima ada dugaan otak pembunuhan sadis tersebut adalah orang terdekat dari korban," ujarnya.

Dia menduga pelaku lebih dari satu orang yang membunuh bos galon itu.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved